Categories: HankamHLTerbaru

Penuh Keakraban, Kunjungan Panglima TNI ke Koramada II

 

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa didampingi Kasal Laksamana TNI Yudo Margono menyambangi KRI Ardadedali-404 di Koarmada II, Surabaya.

Surabaya (Maritimnews) – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Vero Yudo Margono menyambut kunjungan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa bersama Ny. Hetty Perkasa di Koarmada II, Surabaya. (04/12). Ini merupakan kunjungan kedua Jenderal Andika di Markas Angkatan Laut sejak menjabat sebagai Panglima TNI,  sebelumnya juga mengunjungi Markas Besar Angkatan Laut.

Suasana penuh keakraban  kedua pasangan pejabat tinggi TNI tersebut, semakin sempurna setelah diguyur hujan lebat, kedua pasangan tersebut sangat menikmati suasana Koarmada II saat peninjauan dalam cuaca yang cerah. Tampak semakin adanya keterikatan emosi antara Panglima TNI dan Kasal beserta seluruh hadirin yang ada hingga berlama-lama di KRI Bima Suci-954 dan lebih lama di Kapal selam KRI Ardadedali 404

Mengawali kujungannya Panglima TNI dan Ny. Hetty Perkasa beserta rombongan menuju Patung Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) didampingi Kasal dan Ny. Vero Yudo Margono beserta para Pejabat TNI AL. Di teras Monjaya Panglima TNI mendapatkan penjelasan mengenai patung Monjaya oleh Aspotmar Koarmada II yang mana monumen ini menggambarkan sosok Perwira TNI Angkatan Laut berbusana Pakaian Dinas Upacara (PDU) lengkap dengan pedang kehormatan yang sedang menerawang ke arah laut, yang menggambarkan bahwa prajurit TNI AL siap menantang gelombang dan badai di lautan, begitu pula yang ingin diperlihatkan bahwa Angkatan Laut Indonesia siap berjaya. Selain sebagai monumen, bangunan ini juga difungsikan sebagai mercusuar bagi kapal-kapal yang ada di laut sekitar.

Selanjutnya Panglima TNI menuju KRI Bima Suci-945. Selama di KRI Bima Suci, Panglima TNI dan rombongan memasuki ruangan-ruangan kapal dan mendapatkan penjelasan langsung dari Pangkoarmada II mengenai data kapal, yang mana KRI Bima Suci merupakan kapal layar latih bagi taruna/kadet Akademi Angkatan Laut (AAL).

Kemudian Panglima TNI dan rombongan juga meninjau KRI Ardadedali-404 di Dermaga Satuan Kapal Selam Koarmada II dan menyempatkan diri memasuki kapal selam yang merupakan salah satu kapal  tempur kebanggaan TNI AL tersebut.

Seusai meninjau KRI Ardadedali-404 di hadapan awak media Panglima TNI yang didampingi Kasal,  mengungkapkan kebanggaannya kepada TNI AL atas semua yang telah dibangun TNI AL dengan maksimal sesuai kemampuan anggaran yang diberikan.

Panglima TNI juga mengungkapkan kedatangannya di Koarmada II berkaitan dalam  penggunaan kekuatan dengan melihat langsung untuk mencari pola operasi yang lebih efektif.

“Saya datang ke sini dalam rangka mempelajari apa yang sudah dilakukan, apa kendala, hambatan sehingga Saya berharap dari hasil evaluasi itu, kita bisa mendesain pola operasi atau cari operasi yang baru sehingga lebih efektif,“ ujar Jenderal Andika. (*)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kewajiban Perusahaan Pelayaran dalam Pelaporan ESG 2025

Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…

4 days ago

Program Jejak Pelabuhan, Mahasiswa/i UI Kunjungi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…

7 days ago

IPC TPK Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas di Pontianak

Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…

1 week ago

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…

1 week ago

IPC TPK Jambi Dukung Kelancaran Ekspor Kayu Manis ke Mancanegara

Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…

1 week ago

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

1 week ago