IK2MI Concern Terhadap Penyelamatan Mangrove dan Terumbu Karang

 

Maritimnews, Jakarta – Menghasilkan keuntungan Rp820 triliun dari mangrove dan terumbu karang menjadi topik pembahasan hangat dalam kajian yang diselenggarakan Institut Keamanan dan Keselamatan Maritim Indonesia (IK2MI). Lembaga yang dipimpin oleh Laksma (Purn) Y Didik Heri Purnomo itu menggelar Round Table Discusion dengan tema “Menyelamatkan Hutan Mangrove dan Terumbu Karang”, di Jakarta, Kamis (28/1/16) lalu.

Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki garis pesisir pantai yang panjang, merupakan ekosistem mangrove dan terumbu karang. Dari penelitian oleh Pusat Kajian Sumber Daya Pesisir dan Laut IPB dan Kantor Kementerian Lingkungan Hidup tentang “Analisis Biaya dan Manfaat Hutan Mangrove”, diperoleh bahwa Total Economic Value (TEV) Hutan Mangrove di seluruh Indonesia sebesar Rp820 triliun.

Kendati demikian, kondisi riilnya masih jauh panggang dari pada api. Saat ini terumbu Karang sedang menghadapi masa kritis akibat tingginya karbondioksida di atmosfer (menyebabkan air laut menjadi lebih panas dan asam), pengambilan ikan yang berlebihan, polusi, pembangunan pantai, dan juga kerusakan-kerusakan fisik yang memperparah kondisi hutan mangrove dan terumbu karang.

Arief Yuwono, Staf Ahli Menteri Bidang Energi, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), menyampaikan bahwa penyelamatan dan pencegahan tentang kerusakan mangrove dan terumbu karang, telah menjadi perhatian KLHK, namun terdapat hambatan berupa regulasi yang tumpang tindih.

“Ada 15 undang-undang, kemudian PP, Permen, dan seterusnya jadi setiap ada kejadian, pasti dibuatkan undang undangnya, makanya kita ini seperti coba-coba, bereskperimen, tapi benda nya (hutan mangrove dan terumbu karang) semakin parah rusaknya” ujar Arief Yuwono.

“Harus adanya semacam satu sumber data yang digunakan, pengembangan kesadaran lingkungan sosial dan budaya masyarakat pun harus dilakukan, untuk mencengah semakin parahnya kerusakan hutan mangrove dan terumbu karang ini’ ujar Ir Agus Dharmawan M,si., Direktur Konservasi dan keanekaragaman Hayati Laut KKP yang menjadi salah satu narasumber.

Menurut Riza Damanik, pembicara lainnya, kerusakan yang terjadi terhadap hutan magrove dan terumbu karang di indonesia sudah melebih batas rata rata kerusakan hutan magrove terumbu karang dunia, sehingga dapat dikatakan Indonesia memiliki kontribusi besar terhadap kerusakan dunia.

“Bayangkan saja, misalkan kerusakan dunia adalah 30 %, nah di Indonesia kerusakan hutan mangrove dan terumbu karang di Indonesia mencapai 35%, jangan-jangan Indonesia memberi kontribusi terbesar terhadap Dunia,” Ujar Riza Damanik, ketua DPP Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia.

Di akhir diskusi Arief Yuwono menyampaikan bahwa, saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk mencari cara bagaimana menghukum bagi yang melanggar, penegakan hukum adalah jalan akhir, namun yang terpenting saat ini adalah bagaimana pencegahan untuk menyelamatkan hutan mangrove dan terumbu karang tersebut. 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kepercayaan Industri Otomotif, Ekspor IPCC Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) untuk terus memperkuat kapasitas…

2 days ago

Layanan South China Java X-Press Feeders di IPC TPK Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menunjukkan komitmennya mendukung kelancaran arus logistik internasional…

2 days ago

Kebersamaan Idul Adha jadi Momentum bagi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Melalui semangat Hari Raya Idul Adha, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berharap…

3 days ago

Pelindo Cilacap Salurkan Hewan Qurban Idul Adha 1447 H Bagi Masyarakat Sekitar

Tanjung Intan (Maritimnews) - Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M, program…

3 days ago

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Hewan Qurban 1447 H/2026 M

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok melaksanakan penyerahan Bantuan Program…

3 days ago

Dirut Pelindo Hadiri Penyerahan Kurban Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan total 35 ekor sapi kurban…

3 days ago