Categories: SDA KELAUTAN

Cegah Defisit Anggaran, Aktivis Pemuda Dorong Pemerintah Maksimalkan Sektor Pajak dan Migas

Ilustrasi Foto: Offshore masih jadi andalan pemerintah dalam meningkatkan produksi migas dalam negeri guna kestabilan perekonomian nasional terkait defisit anggaran. ( Foto: offshore-technology.com)

 

Maritmnews, Jakarta – Menghadapi kemungkinan defisit anggaran pada tahun 2016 diharapkan pemerintah mampu mengoptimalkan pendapatan negara dari sektor pajak dan migas untuk menjaga kestabilan ekonomi. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Gerakan Mahasiswa Nusantara (Gemanusa), Andra Bani Sagalane, S.H beberapa waktu lalu.

Andra Bani Sagalane,S.H

Menurutnya, Pendapatan Negara pada tahun 2016 sekitar Rp1.822,5 triliun, sedangkan belanja negara diperkirakan mencapai Rp2.095,7 triliun. Artinya negara masih kekurangan (defisit) anggaran sebesar Rp273,2 triliun.

Sementara, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro berpendapat bahwa defisit itu bisa ditutup melalui pemotongan subsidi BBM. “Mumpung harga minyak dunia sedang turun, namun menurut saya itu tidak bijak. Itu artinya pemerintah tidak berpihak kepada rakyat, karena dampak dari pemotongan subsidi BBM, otomatis harga BBM yang rakyat beli jadi mahal,” kata Andra.

Selanjutnya, mengkritisi pendapat Menteri Keuangan yang menyatakan Rp273,2 triliun bisa terpenuhi jika penerimaan negara dari minyak bumi dan komoditas tidak anjlok. Andra menghimbau agar DPR RI dalam hal ini Komisi VII harus terlibat aktif untuk mengawasi kebijakan tersebut.

“Oleh karena itu menurut saya Komisi VII DPR RI harus mendorong dan mengawasi jalannya pengolahan serta perdagangan migas yang dilakukan oleh pemerintah beserta mitranya agar maksimalnya target pendapatan negara dari sektor itu dapat dicapai,” paparnya.

Lebih lanjut, pria yang juga aktif di Angkatan Muda Ka’bah dan Parmusi itu menyarankan untuk terealisasinya target pendapatan negara kita dari pajak, alangkah baiknya bila semua fraksi di DPR segera menyepakati RUU Pengampunan Pajak.

“Undang-undang ini kelak dapat memberikan legitimasi bagi pejabat pajak untuk masuk lebih dalam saat mengambil pajak-pajak dari pengusaha WNI yang punya perusahaan potensial di luar negeri,” tandasnya.

Hal itu tentunya untuk menggerakkan perekonomian Indonesia menjadi lebih baik. Sambungnya, banyak pengusaha Indonesia yang memiliki perusahaan di luar negeri namun tidak berkontribusi bagi kemajuan ekonomi nasional.

“Banyak sekali perusahaan di luar sana milik WNI yang tidak ketahuan. Jika dari sektor pajak bisa dimaksimalkan, saya berpendapat bahwa subsidi BBM tidak perlu dipotong dan negara kita tidak akan mengalami defisit,” tambahnya.

Dalam meningkatkan pendapatan di sektor migas tentunya pemerintah lebih memberdayakan offshore dan menyelesaikan perizinan serta pengawasan yang ketat terkait investasi asing di Indonesia yang masih menimbulkan sengketa. (TAN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Group Makassar Memperingati Hari Lahir Pancasila

Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni, Pelindo Group…

13 hours ago

Kepercayaan Industri Otomotif, Ekspor IPCC Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) untuk terus memperkuat kapasitas…

3 days ago

Layanan South China Java X-Press Feeders di IPC TPK Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menunjukkan komitmennya mendukung kelancaran arus logistik internasional…

3 days ago

Kebersamaan Idul Adha jadi Momentum bagi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Melalui semangat Hari Raya Idul Adha, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berharap…

4 days ago

Pelindo Cilacap Salurkan Hewan Qurban Idul Adha 1447 H Bagi Masyarakat Sekitar

Tanjung Intan (Maritimnews) - Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M, program…

4 days ago

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Hewan Qurban 1447 H/2026 M

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok melaksanakan penyerahan Bantuan Program…

5 days ago