Categories: TNI AL

Pemberitaan Selat Malaka Rawan, Pangarmabar: Itu Tidak Benar dan Jangan Terpengaruh

 

Pangarmabar Laksda TNI A. Taufiq R (kiri)

Maritimnews, Jakarta – Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksda TNI A.Taufiqoerrochman menegaskan bahwa Selat Malaka bukan merupakan selat terawan. Hal itu dia sampaikan saat menjadi pembicara dalam Fokus Grup Diskusi yang digelar International Organization of Migration (IOM) bersama dengan Coventry University dengan tema ‘Meningkatkan Koordinasi dalam Melawan Kejahatan Transnasional Terorganisir di Laut untuk tahun 2016 dan Seterusnya’ di Hotel Pullman, Jakarta, (7/3/16).

Mantan Dansatgas Pembebasan KMV Sinar Kudus itu menjelaskan bahwa saat ini pihaknya terus berkomitmen menjaga perairan barat wilayah NKRI. Di mana salah satunya ialah Selat Malaka yang merupakan salah satu choke point yang dimiliki Indonesia sekaligus menyandang predikat sebagai selat teramai di dunia.

Banyak pihak beranggapan ketika menyandang sebagai selat teramai identik dengan maraknya segala bentuk kejahatan seperti perompakan/pembajakan, penyelundupan dan ancaman-ancaman lainnya yang mengganggu stabilitas keamanan maritim di wilayah barat.

“Karena sebagai SLOT utama, selat ini menjadi fokus kami. Banyak pihak menghembuskan seolah-olah di sana ada pembajakan seperti di Somalia dan apa yang disebutkan itu tidak benar,” tandasnya.

Lebih lanjut, lulusan AAL tahun 1985 ini menerangkan bahwa selama ini kita terus terpengaruh dengan publikasi negatif tentang Selat Malaka. Dirinya menjamin sejak September 2015 lalu hingga saat ini di Selat Malaka tidak ada lagi kejadian yang dimaksud.

“Saya pernah ditelpon jam 1 malam oleh Atase Pertahanan Korea. Saat itu, pada saat melintasi Selat Malaka tengah malam ia merasa dikepung oleh para pembajak. Saya pun langsung mengontak perwira kami untuk mengecek ternyata bukan kapal pembajak yang berada di sekitar kapalnya,” bebernya.

Pria kelahiran Sukabumi 55 tahun silam itu heran kenapa sekelas Atase Pertahanan saja masih percaya dengan berita-berita seperti itu. Koarmabar sendiri intens menurunkan tim Western Fleet Quick Response (WFQR) dan kapal-kapalnya untuk selalu berpatroli dalam keadaan apapun.

Baru-baru ini, Pangamabar mengaku timnya telah menangkap buronan internasional di wilayah Perairan Natuna. Hal tersebut tentunya menjadi catatan tersendiri dalam prestasi gemilang Koarmabar selaku salah satu Komando Utama (Kotama) TNI AL.

Di akhir penyampaiannya, Pangarmabar mengakui hingga saat ini pihaknya juga terus melakukan operasi bersama dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand dalam mengamankan Selat Malaka.

“Operasi Malaca Strait Sea Patrol saat ini bertambah satu negara yaitu Thailand yang tadinya hanya tiga negara. Kita dalam 4 periode per tahun mengirimkan 14-16 kapal ke Selat Malaka,” pungkasnya. (TAN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Transformasi SDM Pelindo; Dari Pola Kedaerahan Menuju Standar Global

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…

3 hours ago

OBITUARI | David Sirait, Sang Pekerja Pelabuhan yang Percaya pada Kekuatan Tim: DO YOUR BEST, LET GOD DO THE REST

oleh: Karnali Faisal (Penasehat FORWAMI) Ada orang yang meninggalkan jejak melalui jabatan yang pernah didudukinya.…

13 hours ago

IPCC Perkuat Strategi Integrated Auto Solutions

Jakarta (Maritimnews) - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC), anak usaha PT Pelindo Multi…

2 days ago

Kemenko Infra Kunjungi TPS, Tinjau Konektivitas Maritim dan Multimoda di Tanjung Perak

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menerima kunjungan kerja Balkis Kusumawati, Asisten Deputi…

3 days ago

IPC TPK Bersama Mitra Operasional Deklarasikan Komitmen Bersama

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Tanjung Priok memperkuat komitmen dalam mewujudkan…

3 days ago

IMO dan Delegasi Jepang Tinjau IPC TPK Integrated Planning & Control Pelabuhan Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mengukuhkan posisi sebagai pusat benchmarking global melalui…

3 days ago