Sekretaris Perusahaan PT MTI Iwan Kurniawan. (Foto: Bayu/MN)
MNOL, Jakarta – PT Multi Terminal Indonesia (MTI) bersama PT Terminal Teluk Lamong (TTL), dan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) pada Jumat 8 April 2016 pekan lalu, telah melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam rangka mewujudkan kerjasama pelayanan jasa logistik untuk mengoptimalkan angkutan kereta api dan pengembangan Logistic Center di wilayah Teluk Lamong – Surabaya.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Dirut PT TTL Prastiady, Dirut PT KBS Tonno Sapoetro, dan Dirkeu PT MTI Edy Purwanto yang dihadiri oleh Komisaris PT KBS, Zulkarnaen.
“Manajemen dari tiga anak perusahaan BUMN tersebut sepakat meningkatkan produktifitas jalur logistik serta pengembangan logistic center, khususnya angkutan logistik menggunakan moda kereta api di pulau Jawa,” jelas Sekretaris Perusahaan PT MTI Iwan Kurniawan kepada maritimnews.com di ruang kerjanya, Selasa (12/4).
Menurut Iwan, melalui kerjasama tersebut, PT MTI sebagai perusahaan yang berfokus pada pelayanan jasa logistik terus berupaya meningkatkan pelayanan sehingga nantinya dapat mengefisienkan biaya logistik di Indonesia.
“Kita selaku agent pemerintah berharap dengan sinergi ini berharap dapat menekan cost logistic yang ada,” ujarnya.
Usai penandatanganan MoU, manajemen mengadakan pertemuan membahas rencana pemberlakuan single tarif sehingga dapat mempermudah pengurusan administrasi bagi para pengguna jasa. Untuk diketahui, bahwa penandanganan nota kesepahaman merupakan tindak lanjut rencana pemerintah untuk sinergi BUMN dan merupakan pesan Kemenko Maritim dalam upaya mengurangi kepadatan lalu lintas pelabuhan/dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok. (Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…
Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…