Sambut Hari Nelayan, Kemendes Gandeng APMI dan KNTI Bangun Desa Nelayan

Loggo Hari Nelayan 2016

MNOL, Jakarta – Kementerian Desa (Kemendes) akan menggandeng Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) dan Assosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI) guna membangun Desa Nelayan dalam rangka Hari Nelayan yang jatuh pada 6 April mendatang. Pada pertemuan yang digelar di Kantor Kemendes, Jakarta beberapa hari lalu, ketiga pihak tersebut membahas lebih lanjut mengenai program pada Hari Nelayan.

APMI dan KNTI yang diterima dengan hangat oleh Direktur SDA Desa Kemendes, Suprapedi mengusulkan pembentukan Desa Nelayan Mandiri (SALAMAN). KNTI yang diwakili oleh Ketua Umumnya, Riza Damanik mengungkapkan bahwa program ini muncul dari hasil diskusi antara KNTI dengan APMI.

“Untuk momentum 6 April, semangat kemandirian nelayan menjadi tema besar kita. Dan ini sudah berkembang di beberapa tempat  di 25 wilayah perwakilan KNTI,” terang Riza.

Selanjutnya, Riza menuturkan dalam beberapa kesempatan KNTI mencoba untuk mengidentifikasi kekuatan di kampus, kampung, kelembagaan, SDA, dan lainnya. Karena menurutnya ketiga wahana itu sangat efektif dalam membangun kesejahteraan nelayan.

Beberapa potensi kelautan di 25 wilayah itu, Riza mengaku sudah diadakan pengembangan terkait hasil-hasil turunan kelautan. Selain itu, pihaknya juga berupaya keras dalam memutus mata rantai nelayan dengan tengkulak.Pasalnya,bukan menjadi rahasia umum lagi saat ini, bahwa kesengsaraan nelayan Indonesia tidak lain disebabkan oleh maraknya aktivitas tengkulak di berbagai lini.

Untuk acara Hari Nelayan ini, KNTI merekomendasikan Tarakan sebagai pilot project dari inisiatif yang sporadik untuk menjadi gerakan yang sifatnya membangun.

“Selain letaknya yang berada di perbatasan, Tarakan berpotensi sumber daya alamnya,” tandasnya.

Program SALAMAN itu nantinya juga dipusatkan di Tarakan pada acara puncak rangkaian Hari Nelayan. Sebagai daerah perbatasan antara RI-Malaysia, di Tarakan kerap terjadi tindak pelanggaran baik antara warga Malaysia maupun warga kita.

Sedangkan Direktur SDA Desa Kemendes, Suprapedi menyambut baik usulan-usulan tersebut. Dia mengutarakan gagasan itu sejatinya akan memberdayakan nelayan pedesaan terkait dengan hubungan antara negara, pasar dan masyarakat sipil.

“Itu suatu pola hubungan top down dan bottom up, kita tidak mendikte karena semua berangkat dari budaya,” papar Suprapedi.

Kemendes menekankan agar program tersebut harus berjalan nantinya, tentu dengan mengharapkan partisipasi dari APMI selaku organisasi kepemudaan yang bervisi maritim.  Suprapedi juga menghimbau agar urusan yang menyangkut teknis dalam program ini dibahas lebih lanjut secara bersama.

Ketua APMI Reyanaldi Bahri Tambunan menyatakan kesiapan APMI dalam mendukung program ini. APMI juga berupaya mengusung inovasi dari pemuda dalam program ini.

“Inovasi pemuda harus diperkenalkan dan disebar ke seluruh pesisir, untuk mempercepat proses pengolahan,” ucap Reynaldi.

Lebih lanjut, Reynaldi menekankan harus ada implementasi teknologi untuk pengolahan produksi lokal, yang mana hasilnya dapat dirasakan oleh para nelayan lokal.

Di akhir pertemuan, ketiganya bersepakat akan membentuk tim untuk menindak lanjuti pertemuan ini guna tercapainya hasil yang optimal. Acara kemudian ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah. (TAN)

 

 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Efek Streamlining DANANTARA bagi SGS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) - Pasca merger PT Pelabuhan Indonesia (Persero) pada tahun 2021, penerapan Single Grading…

1 day ago

Pelindo Makassar dan Australia Jajaki Kerja Sama Maritim

Makassar (Maritimnews) - Konsulat Jenderal Australia di Makassar menjajaki peluang kerja sama maritim dan penguatan…

3 days ago

Pelindo, KSOP, dan Pelni Kolaborasi Salurkan Bantuan untuk NTT

Jakarta (Maritimnews) - Bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dihimpun…

4 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung Program Streamlining Danantara

Jakarta (Maritimnews) - Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu mendukung program streamlining atau perampingan struktur…

7 days ago

Say No To IPO; Pelindo Lebih Bermanfaat Tanpa Pasar Modal

Oleh: Siswanto Rusdi, Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Daya Anagata Nusantara (Danantara) merencanakan initial…

1 week ago

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

2 weeks ago