Tingkatkan Konektivitas, Jokowi Resmikan Pelabuhan Wasior Teluk Wondama

Presiden RI Joko Widodo didampingi Menhub Ignasius Jonan meresmikan Pelabuhan Wasior dalam rangka meningkatkan konektivitas. (Foto: Wahyu/MN)

MNOL, Wasior – Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo selasa (5/4) kemarin meresmikan Pelabuhan Laut Kelas III Wasior Kabupaten Teluk Wondama Provinsi Papua Barat. Peresmian tersebut ditandai dengan pemukulan tifa dan penandatangan prasasti.

Usai prosesi peresmian, presiden bersama dengan Ibu Iriana Joko Widodo didampingi oleh Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat serta Bupati Teluk Wondama melakukan tinjauan ke dermaga Pelabuhan Wasior.

Menteri Perhubungan, Ignatsius Jonan dalam laporannya sebelum pelabuhan diresmikan mengungkapkan Pelabuhan Wasior awalnya dibangun sebagai pelabuhan rakyat. Pembangunannya dilakukan pada tahun 2000 yang dibiayai menggunakan dana Otonomi Khusus. Pelabuhan tersebut akhirnya diperbaiki mulai tahun 2010 sampai dengan tahun 2015 sehingga saat ini sudah memiliki fasilitas yang lengkap.

Beberapa fasilitas yang dimiliki Pelabuhan Kelas III Wasior dikatakannya memiliki klasifikasi sepanjang 174 x 10 m², terminal penumpang dengan luas 25×7 m², lapangan penumpukan seluas 104×70 m², gudang seluas 40×15 m² dan beberapa fasilitas lain yang berguna untuk menunjang aktifitas pelabuhan.

Diterangkan Jonan, Pelabuhan Wasior yang saat ini juga disinggahi kapal dalam program tol laut ke depannya. Apabila diperlukan juga akan dilengkapi dengan fasilitas Grand berjalan yang akan digunakan untuk pengangkutan dan pemindahan container.

“Pelabuhan Wasior penting untuk melayani wilayah sekitar Kabupaten Teluk Wondama, dan bagian dari perjalanan Tol Laut, dari 6 rute saat ini salah satunya masuk ke Wasior. 6 Kapal perintis juga masuk, saya sendiri kesini mencoba naik kapal dari Manokwari untuk melihat konektivitas Wasior dengan Manokwari,” ungkapnya.

Sementara itu, Presiden Jokowi saat memberikan sambutan menerangkan pentingnya pembangunan pelabuhan dan bandara di titik terluar Indonesia. Ia mengatakan dengan pembangunan pelabuhan dan bandara di titik terluar akan mempersatukan semua kabupaten, provinsi di seluruh wilayah Indonesia.

Selain pelabuhan Wasior, Jokowi mengatakan ada 26 pelabuhan lainnya di wilayah Indonesia Timur yang tahun ini selesai dibangun baik yang perluasan atau pembangunan pelabuhan baru. Ia berharap pada tahun ini akan ada tambahan 68 pelabuhan laut lagi yang juga rampung dibangun.

“Kita harapkan, akhir tahun akan tambah 68 pelabuhan laut lagi, untuk mempermudah angkutan penumpang dan barang, harga tiketnya gak boleh mahal-mahal, harus disubsidi agar semua masyarakat merasakan,” kata mantan Walikota Solo dan Gubernur Jakarta itu.

Selain itu, pembangunan pelabuhan dan bandara kata Jokowi nantinya akan disenergikan dengan pembangunan jalan Trans yang menghubungkan daerah daerah terdalam di Papua, sehingga harga barang di Papua akan sama dengan harga barang di Pulau Jawa. (Wahyu Risqi/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Program Jejak Pelabuhan, Mahasiswa/i UI Kunjungi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…

7 hours ago

IPC TPK Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas di Pontianak

Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…

17 hours ago

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…

22 hours ago

IPC TPK Jambi Dukung Kelancaran Ekspor Kayu Manis ke Mancanegara

Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…

2 days ago

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

3 days ago

Pelindo Perkuat Sinergitas Optimalisasi Terminal Kijing, Akses Jalan jadi Prioritas

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…

6 days ago