Categories: TerbaruTNI AL

Awali Tugasnya, Dansatlinlamil Surabaya Periksa Peralatan Selam

Komandan Satlinlamil Surabaya, Kolonel Laut (P) Riduwan Purnomo, S.T., M.M. memeriksa kesiapan peralatan Penyelamatan Kapal dan Alat Selam di beberapa Kapal Perang atau KRI yang berada di bawah pembinaan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Surabaya, Senin (23/5) di Dermaga Ende Koarmatim, Ujung Surabaya. (Foto Dispen Kolinlamil).

MNOL, Jakarta – Mengawali tugasnya sebagai Komandan Satlinlamil Surabaya, Kolonel Laut (P) Riduwan Purnomo, S.T., M.M. memeriksa kesiapan peralatan Penyelamatan Kapal dan Alat Selam di beberapa Kapal Perang atau KRI yang berada di bawah pembinaan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Surabaya, Senin (23/5) di Dermaga Ende Koarmatim, Ujung Surabaya.

Kapal-kapal perang yang diperiksa peralatan alat penyelamatan kapal dan peralatan selamnya di antaranya KRI Teluk Ratai-509, KRI Teluk Parigi-539, KRI Teluk Lampung-540 dan KRI Teluk Bone-511.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Satlinlamil Surabaya menerima penjelasan dari Komandan KRI dan personel pengawak alat peralatan penyelamatan kapal dan selam tentang kondisi yang ada.

Menurut Kolonel Laut (P) Riduwan Purnomo S.T., M.M. yang baru saja menempati jabatan barunya ini mengatakan bahwa pemeriksaan ini dilaksanakan untuk melihat kesiapan alat-alat penyelamatan kapal dan selam.

“Peninjauan perlengkapan milik jajaran Satlinlamil Surabaya khususnya unsur kapal perang (KRI) itu bertujuan untuk melihat langsung kondisi peralatan yang selama ini dilaporkan secara berkala dari masing -masing KRI, sekaligus sebagai sarana untuk mengetahui kesiapsiagaan personel dan peralatan penyelaman dalam rangka mendukung tugas-tugas operasi dan latihan,” jelas mantan Komandan Lanal Sibolga ini.

Peralatan Dasar Selam tersebut diantaranya; Masker, Snorkel, Fins & Boots, Rompi Apung, Pakaian Selam/Wet Suit, Sabuk Pemberat/Weight Belt, Pisau Selam, Sarung Tangan, Tas Selam/Gear Bag. Kemudian Peralatan Tambahan seperti Peralatan Scuba, Pengukur Kedalaman (Depth Gauge), Kompas, Jam Selam dan Cairan Antifog

Komandan Satlinlamil Surabaya mengatakan bahwa perlengkapan selam yang ada harus terpelihara dan selalu dicek agar apabila digunakan selalu dalam keadaan siap pakai. “Pelihara secara baik dan cek terus agar selalu siap pakai bila dibutuhkan,” tandasnya

Untuk itu Komandan Satlinlamil Surabaya menekankan agar alat-alat tersebut kepada pengawaknya harus terus dirawat dan dijaga tetap dalam kondisi siap digunakan. Sedangkan bagi pengawak peralatan selam, selalu melatih kemampuan selamnya agar sewaktu-waktu tetap siap apabila dibutuhkan.

“Programkan secara berkala latihan selam dasar kepada prajurit yang telah ditunjuk, laksanakan dengan serius, dan bertanggung jawab,” tegas Komandan.

Sementara itu alat-alat selam yang yang ada di KRI, agar selalu dicek kesiapannya dan isi tabung oksigen pun agar diganti isinya untuk siap setiap saat.

“Laporkan kalau ada peralatan selam maupun alat penyelamatan kapal yang sudah tidak layak. Ganti dengan yang baru,” tuturnya mengakhiri.

Dalam pengecekan tersebut, Komandan didampingi Pejabat Sementara Wadan Satlinlamil Surabaya Letkol Laut (P) Sapta Raharja.

Mengawali tugasnya sebagai Komandan Satlinlamil Surabaya, Kolonel Laut (P) Riduwan Purnomo, S.T., M.M. memeriksa kesiapan peralatan Penyelamatan Kapal dan Alat Selam di beberapa Kapal Perang atau KRI yang berada di bawah pembinaan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Surabaya, Senin (23/5) di Dermaga Ende Koarmatim, Ujung Surabaya.

Kapal-kapal perang yang diperiksa peralatan alat penyelamatan kapal dan peralatan selamnya diantaranya KRI Teluk Ratai-509, KRI Teluk Parigi-539, KRI Teluk Lampung-540 dan KRI Teluk Bone-511.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Satlinlamil Surabaya menerima penjelasan dari Komandan KRI dan personel pengawak alat peralatan penyelamatan kapal dan selam tentang kondisi yang ada.

Menurut Kolonel Laut (P) Riduwan Purnomo S.T., M.M. yang baru saja menempati jabatan barunya ini mengatakan bahwa pemeriksaan ini dilaksanakan untuk melihat kesiapan alat-alat penyelamatan kapal dan selam.

“Peninjauan perlengkapan milik jajaran Satlinlamil Surabaya khususnya unsur kapal perang (KRI) itu bertujuan untuk melihat langsung kondisi peralatan yang selama ini dilaporkan secara berkala dari masing-masing KRI, sekaligus sebagai sarana untuk mengetahui kesiapsiagaan personel dan peralatan penyelaman dalam rangka mendukung tugas-tugas operasi dan latihan,” jelas mantan Komandan Lanal Sibolga ini.

Peralatan Dasar Selam tersebut diantaranya; Masker, Snorkel, Fins & Boots, Rompi Apung, Pakaian Selam/Wet Suit, Sabuk Pemberat/Weight Belt, Pisau Selam, Sarung Tangan, Tas Selam/Gear Bag. Kemudian Peralatan Tambahan seperti Peralatan Scuba, Pengukur Kedalaman (Depth Gauge), Kompas, Jam Selam dan Cairan Antifog

Komandan Satlinlamil Surabaya mengatakan bahwa perlengkapan selam yang ada harus terpelihara dan selalu dicek agar apabila digunakan selalu dalam keadaan siap pakai. “Pelihara secara baik dan cek terus agar selalu siap pakai bila dibutuhkan,” tandasnya

Untuk itu Komandan Satlinlamil Surabaya menekankan agar alat-alat tersebut kepada pengawaknya harus terus dirawat dan dijaga tetap dalam kondisi siap digunakan. Sedangkan bagi pengawak peralatan selam, selalu melatih kemampuan selamnya agar sewaktu-waktu tetap siap apabila dibutuhkan.

“Programkan secara berkala latihan selam dasar kepada prajurit yang telah ditunjuk, laksanakan dengan serius, dan bertanggung jawab,” tegas Komandan.

Sementara itu alat-alat selam yang yang ada di KRI, agar selalu dicek kesiapannya dan isi tabung oksigen pun agar diganti isinya untuk siap setiap saat. “Laporkan kalau ada peralatan selam maupun alat penyelamatan kapal yang sudah tidak layak. Ganti dengan yang baru,” tuturnya mengakhiri.

Dalam pengecekan tersebut, Komandan didampingi Pejabat Sementara Wadan Satlinlamil Surabaya Letkol Laut (P) Sapta Raharja. (Tan)

 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Budi Hartono Kembali jadi Ketum Kopkar TPK Koja Periode 2026 – 2029

Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menggelar pemilihan Ketua Umum periode tahun 2026…

11 minutes ago

Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo Regional 4 mendukung pengembangan wawasan generasi muda melalui pertukaran pengetahuan…

2 days ago

September 2026, Throughput TPS Solid Capai 120.725 TEUs

Surabaya (Maritimnews) - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali mencatat kinerja operasional yang positif periode…

3 days ago

NPCT 1 Raih ILA Award 2026 kategori Container Terminal Operator of the Year

Jakarta (Maritimnews) - Ajang Indonesia Logistics Awards (ILA) 2026 yang diselenggarakan Supply Chain Indonesia (SCI)…

3 days ago

Rekayasa Ulang BUMN Melalui Danantara Sebagai Motor Penggerak Kekuatan Ekonomi Nasional

Ditulis oleh :Arief Poyuono (Komisaris Pelindo) Jakarta 4 Oktober 2026 "Jika Anda tidak bisa memberikan…

1 week ago

Implementasi EAZI di TTL Group, Tekan Port Stay

Surabaya (Maritimnews) - Terminal Petikemas Teluk Lamong (TTL) Group berkolaborasi berbagi peran dengan KSOP Utama…

1 week ago