Meriam KRI Bung Tomo-357 Menggelegar di Laut Mediterania

MNOL, Lebanon – Deru Helikopter dan kesibukan di Helly Deck, Pusat Informasi Tempur dan Anjungan KRI Bung Tomo-357 memecah keheningan zona Barbara 3 di sebelah Barat Area of Maritime Operations (AMO) Lebanon, Senin (02/05/2016). Pasalnya dentuman meriam 76 mm Otomelara Super Rapid Gun bertubi-tubi diteruskan hentakan Meriam 30 mm Browning yang dikendalikan secara terpusat dari Combat Information Center (CIC) menghancurkan sasaran permukaan. Akurasi tembakan yang dikendalikan secara computerized tersebut dalam waktu sekejap menenggelamkan sasaran.

Kepulan asap hitam dan aroma mesiu begitu menyengat, namun seolah olah semakin membangkitkan adrenalin prajurit untuk terus memuntahkan peluru. Perwira Navigasi segera bermanuver membuka ruang tembak meriam 30 mm kiri untuk buka tembakan dan kilatan tracer dari peluru meriam 30 mm pun berhambur ke sasaran diikuti rentetan tembakan senjata 12,7 mm.

Menurut informasi yang dihimpun dari penerangan Satgas Maritim Konga, seluruh prajurit siaga di Pos Tempur masing-masing kala mendengar alarm “Peran Tempur, Peran Tempur… Peran Tempur Bahaya Permukaan….. Peringatan Ancaman Bahaya Permukaan Merah Senjata Bebas”. Situasi tersebut dalam kondisi latihan menghadapi skenario di mana KRI Bung Tomo-357 melaksanakan kerjasama taktis dengan Helly NV-414 sebagai Target Reporting Unit dalam aksi peperangan permukaan. Zig zag Manouver ini guna menghindari tembakan lawan dan melakukan serangan balik secara massive menggunakan seluruh meriam anti permukaan yang ada di kapal untuk melumpuhkan musuh.

Taktik tempur tersebut dinamakan Zig zag Manouver Rapid Fire (ZMRF). Hal tersebut penting dilaksanakan di samping untuk menguji profesionalisme prajurit dan kesiapan teknis Platform serta system senjata juga dihadapkan status KRI Bung Tomo-357 yang sedang mengemban misi perdamaian di Lebanon tidak menutup kemungkinan menghadapi peningkatan eskalasi ancaman.

“KRI Bung Tomo-357 sebagai kekuatan pemukul (Striking Force) Armada RI harus memiliki sifat aggresive, agile, deadly dengan memanfaatkan kemampuan teknis dan taktis kesenjataan modern yang harus diawaki oleh prajurit-prajurit profesional,” ujar Kolonel Laut (P) Yayan Sofiyan, S.T., selaku Dansatgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-H/UNIFIL TA. 2015 usai memimpin latihan tersebut.

Dalam briefing artileri sebelum penembakan, Dansatgas juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya kaderisasi bagi Perwira, Bintara dan Tamtama dalam mengantisipasi dinamika penugasan. Sehingga siapapun yang ada di kapal jika ada personel yang harus mengikuti pendidikan atau promosi jabatan di kapal lain, maka kemampuan pengawakan kapal oleh personel yang profesional agar dapat dipertahankan. Demikian juga Tim teknis harus dapat mempertahankan dan menjaga kesiapan kondisi teknis dalam kondisi prima dengan upaya melaksanakan pemeliharaan secara terencana/Planned Maintenance System secara ketat.

Apresiasi dari pimpinan tertinggi TNI AL sangat berarti untuk membakar semangat seluruh prajurit di medan operasi yang sudah berjalan 7 bulan dalam melaksanakan misi perdamaian di Lebanon. “Well done…..Pertahankan kondisi Teknis” demikian disampaikan Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. selaku Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) menyampaikan kepada Dansatgas yang diteruskan kepada prajurit disambut semangat ”Garuda…….. Garuda……..Garuda…….”   (TAN)

                                                                                                                          

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Mengaplikasikan Visi Besar Prabowo Subianto Pada Ketahanan Pangan

Ditulis oleh: Arief Poyuono SE,MKom (Komisaris Pelindo) Pelabuhan dan terminal yang tersebar di seluruh dunia…

1 day ago

IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional, Throughput Tembus 2,8 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – Penutupan Triwulan III tahun 2026, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan…

1 day ago

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan berupa bahan material bangunan…

3 days ago

PINP dan Pelabuhan Kijing di Simpul Barat

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan konektivitas pelayaran dan efisiensi biaya logistik, PT Pelabuhan Indonesia…

4 days ago

DJBC Kalbagbar Dukung Optimalisasi Ekspor dan Impor di Pelabuhan Internasional Kijing

Pontianak (Maritimnews) - Jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat memberikan…

7 days ago

Petikemas Domestik Melonjak, Jakarta – Kijing Jadi Rute Primadona Baru

Pontianak (Maritimnews) - Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat sebagai pelabuhan hub internasional terbesar…

1 week ago