MNOL – Jakarta, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofikasi (BMKG) telah merilis peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di seluruh wilayah perairan Indonesia. Peringatan dini mulai berlaku pada tanggal 28 Mei 2016 pukul 19.00 dan akan berakhir pada 29 Mei 2016 pukul 19.00.
Dalam keterangannya peringatan ini mencakup dua kategori, yaitu kategori pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m hingga 2,5 m (moderate) dan kategori yang kedua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4,0 m (rough).
Untuk ketegori yang pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m – 2,5 m mencakup Selat Malaka Bagian Utara, Perairan Barat Pulau Simeuleu hingga Kepulauan Mentawai, Perairan Timur Pulau Simeuleu, Perairan Bengkulu, Perariran Barat Lampung, Selat Sunda Bagian Selatan, Selat Bali Bagian Selatan, Selat Lombok Bagian Selatan, Selat Alas Bagian Selatan, Perairan Selatan Sumbawa, Perairan Selatan Pulau Sumba, Laut Sawu, Perairan Selatan Pulau Rote, Laut Timor Selatan Kupang, dan Samudera Hindia Selatan Sumbawa.
Kategori yang ke dua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4,0 m mencakup Laut Andaman, Perairan Utara dan Barat Aceh, Perairan Selatan Enggano, Perairan Selatan Jawa hingga Lombok, Samudera Hindia sebelah Barat Sumatera, dan Samudera Hindia sebelah Selatan Jawa hingga Lombok. (APS)
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…
Jambi (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatatkan pertumbuhan signifikan pada Maret…
Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat komitmen keberlanjutan dengan menggelar aksi…
KIOTEC kembali mengadakan program kunjungan ke Korea Selatan. Kunjungan ini didedikasikan untuk memperkuat keahlian teknis…
Jambi (Maritimnews) - IPC TPK membangun sumur bor lengkap dengan instalasi pendukung sebagai sumber air…