MNOL, Jakarta – Pangalima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI A. Taufiq. R., memberikan apresiasi atas keberhasilan Satgas Komodo 2016 yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan sukses. Apresiasi ini diungkapkan Pangarmabar seusai acara pembubaran Satgas Komodo 2016 oleh Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.P.A., di Gedung O.B. Syaaf, Markas Komando (Mako) Koarmabar, Jakarta Pusat, Senin (2/5).
Dalam arahannya Pangarmabar mengucapkan terima kasih kepada Satgas Komodo 2016, atas kesuksesannya melaksanakan kegiatan yang besar yaitu International Fleet Review (IFR),Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) dan Western Pacific Naval Symposium (WPNS) di Kota Padang dan Mentawai.
Menurut Pangarmabar, keberhasilan Satgas Komodo 2016 ini tidak terlepas dari adanya struktur organisasi Komando Pelaksana (Kodal) yang jelas dan tegas, sehingga setiap personel dapat menjalankan tugas sesuai fungsinya masing-masing. Untuk itu keberhasilan yang telah dicapai harus tetap dijaga dan perlu ditingkatkan sehingga ke depan akan lebih baik.
Pangarmabar mengharapkan semua bentuk administrasi harus dilaksanakan dan tersusun dengan baik sebagai bentuk dokumentasi, supaya administrasi tersebut sebagai contoh untuk kegiatan yang akan mendatang, mengingat kegiatan Komodo ini akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan setiap dua tahun sekali. (TAN)
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…
Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…