Dalam Sepekan, Saham PT Tempuran Emas Tbk Masuk Sepuluh Top Loser

MNOL, Jakarta – Selama sepekan PT Tempuran Emas (TEMAS) Tbk masuk dalam top loser selama sepekan ini. Berdasarkan resume harian nasional, TEMAS masuk dalam 10 saham yang turun anjlok tajam saat Indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi 0,12% dan meninggalkan level psikologis 4.900.

Harian itu melihat dari data PT Bursa Efek Indonesia, yang menunjukan hingga akhir pekan, Jumat (10/6), IHSG ditutup terkoreksi 0,12% ke level 4.848,05. Level tertinggi IHSG sepekan mencapai 4.933,99 dan terendah di 4.848,05.

Pada 1 Juni 2016, harga saham TEMAS dibuka dengan harga 1,700, lalu pada 3 Juni 2016, dan harus menutup pada harga 1,690 dan pada 10 Juni 2016 ditutup dengan harga 1,510 yang artinya ada perubahan sebesar -10,65%.

Namun, TEMAS tidaklah sendirian, ada PT Rukun Raharja Tbk yang harganya 236 dengan perubahan -73,63%. Kemudian, PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk dengan harga 154 perubahan -33,04%,
PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk harga 222 perubahan -23,97%.

PT Plaza Indonesia Realty Tbk harga 3.500 perubahan -20,45 %, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk harga 7.100 perubahan -19,32 %, PT Tifico Fiber Indonesia Tbk harga 730 dengan perubahan -18,44%.

Memang dalam sepekan ini lonjakan tertinggi terjadi pada sektor pertambangan hingga 4,59%. Sebaliknya, sektor consumer goods paling tertekan dengan koreksi 1,16% sepanjang pekan ini.

Lonjakan tersebut sudah terjadi pada awal tahun, dimana posisi lonjakan sektor pertambangan mencapai 28,48%. Sebaliknya, sektor keuangan masih harus terkoreksi terdalam hingga 2,01% year-to-date.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, TMAS melakukan penambahan armada angkutannya. Pada 6 Juni 2016, Corporate Secretary TMAS, Marthalia Vigita menyebutkan pihaknya sudah meneken kontrak pembangunan dua kapal baru berkapasitas 360 TEUS untuk menambah armada pada 2017.

Proyek tersebut bernilai Rp98,9 miliar dan siap beroperasi pada kuartal pertama 2017.

Pembelian kapal baru itu akan menggunakan dana belanja modal yang tahun ini dialokasikan sebanyak Rp550 miliar. Sebanyak Rp100 miliar dari alokasi belanja modal tahun ini berasal dari sisa belanja modal tahun lalu yang tidak terserap.

Hingga Mei 2015, Temas Line telah mendatangkan lima kapal baru yang telah dipesan pada 2015. Lima kapal itu yakni KM Sugai Mas, KM Teluk Mas, KM Kisik Mas, KM Palung Mas, dan KM Gulf Mas. Empat kapal merupakan kapal baru dengan kapasitas 360 TEUS sedangkan KM Sungai Mas merupaka kapal bekas berkapasitas 2.135 TEUS dengan umur jelajah 17 tahun.

Dengan tambahan lima kapal baru, perusahan pelayaran tersebut  memiliki 25 armada dengan total kapasitas 15.519 TEUS. Adapun umur rata-rata armada mencapai tujuh tahun. Hingga akhir 2016, peseroan dijadwalkan akan menerima lima armada tambahan dari tujuh yang direncanakan.

TEMAS sendiri pada awal tahun lalu memang gencar merintis rute tol laut atau pendulum service. Total rute yang dilayani mencapai 20 rute dengan jalur utama Belawan–Jakarta–Surabaya–Makassar–Bitung. Tahun ini Temas Line juga akan merambah Sabang dan Nabire untuk perluasan rute tol laut.

Pada 16 Februari 2016, TMAS sudah mendapat tambahan dua armada kapal baru yang dipesan dari galangan Lianyungang Wuzou Shipping Industry Co. Ltd.

Saat itu, Marthalia menyebutkan, hingga Juni 2016 pihaknya akan kedatangan 4 armada lagi dengan kapasitas angkut mencapai 360 TEUs.

Hal itu dilakukan sebagai  ekspansi rute pengumpan di Irian Jaya. Dua kapal akan menjelaja rute Surabaya–Timika–Merauke sedangkan dua kapal lagi akan berlayar dari Sorong–Nabire–Serui.

Rute pengumpan tersebut merupakan bagian dari ekspansi Tempuran Emas di layanan pelayaran berjadwal atau tol laut. (RM/MN)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *