Analisis Penerbitan Perpres No.41/2026 tentang Penguatan Logistik Nasional
Ruang lingkup pengaturan Perpres ini meliputi Strategi Penguatan Logistik Nasional, Pengukuran Kinerja Logistik Nasional dan Monitoring Evaluasi serta Pelaporan.
Ruang lingkup pengaturan Perpres ini meliputi Strategi Penguatan Logistik Nasional, Pengukuran Kinerja Logistik Nasional dan Monitoring Evaluasi serta Pelaporan.
Investasi besar pada terminal pelabuhan tanpa membenahi konektivitas di belakangnya ibarat membangun mulut tanpa tenggorokan. Barang yang masuk ke pelabuhan dengan mulus bisa tersandera di kemacetan jalan atau tersumbat oleh ketiadaan kereta api — dan biayanya ditanggung masyarakat di ujung rantai distribusi paling jauh.
Jakarta (Maritimnews) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 sebesar 5,31 persen, lebih tinggi daripada…
Jakarta (Maritimnews) – Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin lalu (1/8) merilis data peningkatan volume barang yang diangkut…
Jakarta (Maritimnews) – Presiden Joko Widodo mengatakan walaupun saat ini sangat berkonsentrasi dalam menangani permasalahan kesehatan, tetapi perhatian terhadap agenda-agenda…
Mewakili Danseskoal, Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Wadan Seskoal), Laksamana Pertama Imam Musaini membuka Diskusi Panel Bidang Logistik yang diikuti 175 Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal Angkatan ke-59 TA 2021 di Amphiteater Samadikun Seskoal, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (27/4).
Salah satu gerakan untuk menjalankan sistem ekonomi berbagi adalah melakukan kolaborasi dengan beberapa perusahaan. Hal itu pula yang akan didorong untuk menjalankan bisnis logistik oleh PT Aditya Group.