Categories: HankamTerbaruTNI AL

Dua Nakhoda Kapal Tangkapan Tim WFQR Dinyatakan Bersalah Oleh Pengadilan Negeri Tanjungpinang

Suasana saat penangkapan KM Jaya (Foto : Sidaknews.com)

MNOL – Jakarta, Dua Nakhoda Kapal masing-masing KM Kawal Jaya 1 dan  KM Armada Salvage 8 yang ditangkap Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) IV dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), baru-baru ini

 Nakhoda KM Kawal Jaya 1 dan  KM Armada Salvage 8 tersebut berinisial M dan JT dinyatakan bersalah secara sah dan menyakinkan telah terbukti melakukan pelayaran tanpa dilengkapi dokumen yang sah. Kedua terdakwa tersebut masing-masing dijatuhui pidana penjara selama 4 (empat) bulan dan denda sebesar 60 juta rupiah, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama satu bulan.

Proses penangkapan KM Kawal Jaya I terjadi pada posisi 00° 33’ 25” Lintang Selatan dan 104° 17’ 15” Bujur Timur atau 2 NM Barat Daya Muara Sungai Marok Tua Pulau Singkep. Saat penagkapan kapal tersebut telah selesai melaksanakan bongkar muat pasir timah (ship to ship). Dari keterangan nahkoda diketahui kapal tersebut bermuatan  pasir timah kurang lebih 9,5 ton tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah, dan rencananya akan berlayar dari Muara Sungai Marok Tua Kabupaten Lingga menuju Pulau Belitung.

Sedangkan penangkapan KM Armada Salvage 8 terjadi pada posisi 00° 32’ 51” Lintang Selatan dan 104° 18’ 44” Bujur Timur di Pulau Batang, Perairan Laut Biru Kabupaten Lingga. Saat ditangkap kapal tersebut sedang mengabil besi ronsokan juga dari dalam laut dan diperkirakanjuga akan mengambil barang – barang antik. Dari keterangan yang diperoleh kapal tersebut mengangkut kurang lebih 200 ton kerangka kapal tenggelam tanpa dilengkapi dokumen yang sah. (APS)

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

5 hours ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

12 hours ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

15 hours ago

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

2 days ago

Jelang HUT RI Ke-81, Pelindo Makassar Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi 200 Warga Wajo

Makassar (Maritimnews) - Sebanyak 100 balita dan 100 lansia di Kecamatan Wajo, Kota Makassar, mendapatkan…

2 days ago

Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak Bakal Gelar Aksi Solidaritas “Satu Terdampak Semua Bergerak”

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak akan menggelar aksi solidaritas di depan Pengadilan…

2 days ago