Pelindo III Gresik Recanakan Investasi Loading Point CPO

Dermaga bongkar muat Pelindo III Gresik

MNOL, Surabaya – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III (Persero) berencana melakukan investasi loading point CPO (crude palm oil) di Pelabuhan Gresik, Jawa Timur.

Hal itu dilakukan untuk mendukung bongkar muat di dermaga curah cair dan dermaga 70. Sebab, terdapat peningkatan jumlah kunjungan kapal yang mengangkut komoditas curah cair.

Menurut General Manager Pelindo III Gresik, Onny Djayus dengan hadirnya fasilitas tersebut Pelabuhan Gresik akan terlihat semakin bersih.

“Karena tumpahan minyak CPO saat proses bongkar muat dapat diminimalisir dengan efektif. Selain itu juga akan lebih teratur karena antrean truk saat kapal sandar akan lebih lancar. Sehingga proses bongkar muat menjadi lebih cepat,” jelas Onny kepada wartawan, Jumat (3/6).

Namun sayangnya, Onny tidak menyebutkan berapakah jumlah nilai investasi tersebut. Setidaknya Pelindo III sudah memiliki niatan untuk mencapai geliat CPO di Indonesia.

Sementara itu, Supervisor Bongkar Muat Non Curah Kering Pelindo III Gresik, Imam Haromain menyebutkan, bahwa terjadi kenaikan jumlah bongkar muat komoditas minyak kelapa sawit mentah.
Pada April 2016 tercatat ada 15 unit kapal yang sandar atau setara dengan muatan sebesar 58.529 gross tonnage (GT). Pada April tahun lalu hanya ada 8 unit kapal yang sandar atau setara dengan muatan sebesar 41.166 GT.

Dirinya menilai kenaikan ini cukup signifikan. Akan tetapi kendala soal bongkar muat masih menjadi hambatan utama hingga saat ini.

“Semula kapal-kapal yang bermuatan CPO biasanya melakukan bongkar muat di dermaga 70. Namun karena banyaknya kapal CPO yang datang pada April, untuk mengurangi kepadatan, maka sebagian diarahkan bongkar muat di dermaga curah cair,” ungkapnya.

Haromain menjelaskan setiap kapal dengan rata-rata tonase mencapai 2.500 hingga 3.500 GT, dapat melakukan bongkar muat CPO minimal selama dua hari.

Ramainya permintaan CPO juga membuat arus barang bongkar muat curah cair di Pelabuhan Gresik meningkat. Berdasarkan data Pelindo III, pada April tahun ini mencapai 25.980 ton/liter atau meningkat dibandingkan pada April tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 14.468 ton/liter.

“Pertumbuhan signifikan untuk arus barang dalam satuan ton/liter dikarenakan permintaan CPO yang terus meningkat, apalagi menjelang bulan puasa Ramadan. Jadi pemasok mempersiapkan sejak jauh-jauh hari sebelumnya,” pungkas Haromain. (RM/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Usia 13 Tahun Jadi Momentum IPC TPK Pacu Transformasi dan Peningkatan Layanan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) resmi memasuki usia 13 tahun dalam melayani…

2 hours ago

IPC TPK Fasilitasi Uji Emisi Truk Peti Kemas Gratis

Jakarta (Maritimnews) - Sebagai wujud nyata komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan implementasi komitmen Environmental, Social,…

3 hours ago

Apa Kabar SIMON TKBM Pelabuhan Internasional Tanjung Priok?

Jakarta (Maritimnews) - Pelabuhan Tanjung Priok pintu gerbang logistik utama Indonesia adalah world class port…

1 day ago

Pelindo Tanjung Priok Gelar Pemeriksaan Kesehatan & Sembako Gratis

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok menunjukkan komitmennya mendukung kesejahteraan…

1 day ago

Momentum HUT IPC TPK Ke-13, Hadirkan Khitanan Massal di Cilincing

Jakarta (Maritimnews) – Menyambut HUT PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) ke-13 telah diawali dengan…

3 days ago

Maklumat Pelayanan, Komitmen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…

5 days ago