Dirjen Hubla: Kesadaran Masyarakat terhadap Keselamatan Pelayaran ikut Memperlancar Arus Lebaran

Dirjen Hubla

MNOL, Jakarta –  Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2016 untuk moda transportasi laut sampai H+6 yakni hari Rabu (13/7) berlangsung lancar. Kondisi di lapangan relatif aman dan terkendali, walaupun tercatat ada beberapa pelabuhan mengalami lonjakan jumlah penumpang angkutan laut yang cukup signifikan.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Ir. A. Tonny Budiono, MM, pelaksanaan Angkutan Laut Lebaran telah lebih baik. Kementerian Perhubungan lebih siap dalam mempersiapkan moda transportasi laut, dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan pelayaran jauh lebih tinggi. Hal itu ikut memperlancar kegiatan arus Lebaran 2016.

”Sekarang penumpang laut lebih mengerti dan menaati peraturan Pemerintah terkait dengan keselamatan Pelayaran. Seperti yang terjadi di Pelabuhan Makassar, penumpang dengan sukarela turun dari Kapal yang sudah melebihi kapasitas dengan tertib dan teratur,” ujar Tonny saat jumpa pers di Kemenhub, Rabu (13/6).

Dari hasil pemantauan di 52 pelabuhan, data Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2016 menyebutkan beberapa pelabuhan mengalami lonjakan penumpang signifikan dibandingkan tahun 2015. Antara lain terjadi di Pelabuhan Balikpapan Kalimantan sebesar 722%, pelabuhan Sampit Kalimantan 582% dan pelabuhan Namlea Maluku sebesar 529%.

Jumlah penumpang naik (embarkasi) mulai dari pemantauan Hari H-18 hingga H+6 pada 14 Juli 2016 sampai dengan pukul 06.00 WIB sebanyak 1.295.321 penumpang, atau terjadi peningkatan sebesar 15,53% dibanding jumlah tahun 2015. Sedangkan penumpang turun (debarkasi) sebanyak 1.254.411 penumpang atau meningkat 16,12% dibandingkan tahun 2015.

Kepadatan penumpang tertinggi terjadi di Pelabuhan Batam Kepri dengan jumlah embarkasi sebanyak 174.130 orang dan debarkasi 142.117 orang penumpang.

Pada masa angkutan lebaran 2016, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan 1.065 kapal dimana 983 Kapal siap melayani angkutan Laut Lebaran. Selain itu, untuk lebih memberikan meningkatkan keselamatan angkutan laut, sebelum dimulainya masa angkutan lebaran 2016, Kementerian Perhubungan melakukan uji petik pada kapal penumpang, kapal penyeberangan, serta kapal Ro-Ro penumpang. (Bayu/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

2 days ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

3 days ago

IPC TPK Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan I 2026

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…

3 days ago

Masa Lebaran 2026, Arus Penumpang Pelindo Meningkat 14,14%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…

4 days ago

Pelabuhan Kita Masih Berdiri di Atas Fondasi yang Rapuh

Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…

5 days ago

STATE CAPITALISM CHINA Pelajaran Penting bagi Transformasi BUMN Indonesia di Era Danantara

Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…

1 week ago