Pakta Integritas Ditanda Tangani Jelang Penerapan Inaportnet di Tanjung Perak

Penandatanganan Pakta Integritas di Tanjung Perak

MNOL, Surabaya – Penandatanganan Pakta Integritas dilakukan pejabat Kantor Syahbandar Utama Tanjung Perak dan Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak menjelang penerapan Inaportnet di Pelabuhan Tanjung Perak, sebagai wujud dari kewajiban, komitmen  dan tanggung moral sebagai Abdi Negara. Penandatanganan Pakta Integritas Penerapan Sistem Inaportnet khusus Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya disaksikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Ir. Tonny Budiono, MM dan Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut, Ir. Adolf R. Tambunan, di Surabaya, Selasa (19/7).

Pejabat yang menandatangani Pakta Integritas tersebut adalah, Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, Capt. Hari Setyobudi, MM, dan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak, Ir. Chandra Irawan, Kepala Bidang Keselamatan Berlayar Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, Agus Sularto serta Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Operasi dan Usaha Kepelabuhanan Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak, Drs. Dodi Tri Wahyudi, M.STr.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut mengatatakan bahwa penandatanganan Pakta Integritas merupakan wujud dari kewajiban, komitmen  dan tanggung moral sebagai Abdi Negara yang telah disumpah dan bersedia menanggung segala konsekuensi dan sanksi serta dilepas dari jabatan sesuai peraturan perundang-undangan.

Beberapa hal penting menjadi komitmen dari Pakta Integritas antara lain, melaksanakan secara konsisten implementasi aplikasi Inaportnet di wilayah kerja secara baik, memastikan bisnis proses  Inaportnet berjalan sesuai prosedur dan memantau/memonitoring skema help desk yang sedang berjalan, melakukan survey sebagai alat untuk mengukur efektivitas implementasi Inaportnet, dan mengumpulkan issue terkait Inaportnet  di daerah untuk dilaporkan ke pusat dan memfasilitasi pemecahan solusi.

Penerapan Inaportnet di Pelabuhan bertujuan untuk meningkatkan  pelayanan kapal dan barang di pelabuhan agar dapat berjalan  cepat,  valid,  transparan,  dan ter-standar serta  biaya yang minimal sehingga dapat meningkatkan daya saing pelabuhan di Indonesia.  Penerapan Inaportnet di Pelabuhan telah menjadi Quick Win Menteri Perhubungan yang harus diterapkan di 16 (enam belas) pelabuhan di Indonesia. (Bayu/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Maklumat Pelayanan, Komitmen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…

1 day ago

IPC TPK dan Mitra PBM Dorong Operational Excellence

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka menghadirkan layanan terminal yang unggul (Operational Excellence) berkelanjutan, PT IPC…

6 days ago

Hari Lingkungan Hidup 2026, Kolaborasi Pelindo Regional 2 Priok dan Pemkot Jakut

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)…

6 days ago

Transformasi Terminal Sri Bintan Pura Tingkatkan Sinergitas

Tanjung Pinang (Maritimnews) - Langkah Transformasi Terminal Penumpang Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang telah…

6 days ago

Jalan di Balik Dermaga: Menuntaskan Hinterland yang Terlupakan

Investasi besar pada terminal pelabuhan tanpa membenahi konektivitas di belakangnya ibarat membangun mulut tanpa tenggorokan.…

1 week ago

Geliat IPC TPK Panjang Dukung Ekspor Provinsi Lampung

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) area Panjang semakin memperkuat perannya…

2 weeks ago