Categories: TeknologiTerbaru

Kembangkan Radar Bawah Air, Indoryono Soesilo Dianugerahi Rekayasa Utama

Mantan menko Maritim Dwisuryo Indroyono Soesilo

MNOL, Jakarta – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menganugerahi gelar Perekayasa Utama kepada mantan Menteri Koordinator Maritim, Dwisuryo Indroyono Soesilo atas jasanya pada pengembangan teknologi radar bawah air.

Menurut Kepala BPPT Unggul Priyanto, gelar merupakan bentuk penghotmatan bagi warga negara pilihan atas jasanya terhadap perkembangan iptek di Tanah Air.

“Dan pak Indroyono kami nilai berhasil mendorong kemajuan kemaritiman yang ditopang dengan iptek kemaritiman,” ujar Tunggul saat memberikan sambutan di kantor BPPT, Jakarta, Rabu (3/8).

Dia berharap anugerah ini bisa memotivasi perekayasa seluruh Indonesia yang kini berjumlah lebih dari 2.000 orang dari 30 instansi penelitian.

Indroyono yang saat ini menjadi penasehat Menteri Pariwisata itu memiliki banyak prestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Dia menjadi inisiator pembentukan Rencana Aksi Daerah Mengenai Pemancingan yang Bertanggung Jawab melibatkan 10 negara di kawasan ASEAN serta Australia (2007), memimpin pengelolaan konservasi sumber daya kelautan dari APEC Working Group pada 2006-2008.

Penerima Bintang Mahaputera Pratama (2009) ini sempat menjadi Direktur Sumber Daya Perikanan dan Aquakultur FAO yang merupakan organisasi pangan PBB dan juga Ketua Delegasi Indonesia dalam konferensi-konferensi, baik di tingkat regional dan internasional.

Dalam sambutannya, peraih Sigma XI Scientific Research Honor Society Award USA di 1986 ini mengatakan semua masyarakat Indonesia sudah sepakat bahwa tanpa iptek, inovasi, dan sumber daya manusia (SDM) unggul negara tidak akan maju. Menurut dia, negara dengan sumber daya alam (SDA) tanpa iptek, inovasi, dan SDM, hanya akan terkena kutukan sumber daya. (RM/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Atasi Kepadatan, Pelabuhan Tanjung Wangi Kini Dilayani Empat Kapal

Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…

20 hours ago

Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…

2 days ago

Kemarau dan Kabut Asap Kalimantan, Partisipasi TPK Bagendang Salurkan 70 Tangki Air Bersih dan Masker

Kotawaringin Timur (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang berpartisipasi…

2 days ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Perkuat Sinergi Lewat Customer Rafting

Bogor (Maritimnews) – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan…

2 days ago

Agustus 2026, TPS Catat Throughput 128 Ribu TEUs

Surabaya (Maritimnews) - Kinerja arus petikemas (throughput) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) untuk bulan Agustus…

2 days ago

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

4 days ago