Categories: PelabuhanTerbaru

Biaya Handling Peti Kemas Domestik Pelabuhan Tanjung Priok Tinggi?

    Kegiatan handling peti kemas di pelabuhan Tanjung Priok

MNOL,Jakarta – Biaya handling petikemas Domestik 20 feet di pelabuhan Tanjung Priok dikabarkan masih tinggi, hal itu dipertanyakan salah satu peserta dialog pada seminar sehari tema “Pembenahan dan Pembangunan Pelabuhan Tanjung Priok dalam Merealisasikan Program Tol Laut” yang diselenggarakan Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) di Griya Inkoppabri Cisarua Bogor, Kamis (26/1).

Diungkapkannya, bahwa berdasarkan keterangan Costumer Services perusahaan Pelayaran ML, tarif untuk mengurus/membawa barang menggunakan peti kemas 20 feet  (port to port) pelabuhan Tanjung Priok – Makassar sebesar Rp 7,5 juta. Terdiri dari biaya handling di  Priok Rp 2 juta, freight  Rp 4 juta dan biaya handling di pelabuhan Makassar Rp1,5 juta. Menurut pelayaran, biaya handling di Priok disetorkan ke pihak Pelabuhan Tanjung Priok.

Direktur PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Arif Suhartono menjelaskan, tarif handling peti kemas domestik tidak akan mungkin melebihi tarif Container Handling Charge (CHC) peti kemas internasional yang sebesar US$ 83 atau sekitar Rp 1,2 juta per-kontainer. Karena penetapan tarif harus  sesuai surat keputusan Direksi PT Pelabuhan Indonesia II. “Saya akan menelusuri kabar biaya handling yang tinggi itu, setahu saya tarif peti kemas domestik tidak mungkin melebihi tarif internasional. Lalu siapa yang memanfaatkan itu,” tanya Arif.

Dialog Pekan Orientasi Forwami juga diisi pembicara dari Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Kasi Lala Irianti yang menerangkan fungsi Regulator (Pemerintah) dan Badan Usaha Pelabuhan selaku Operator di pelabuhan. Inti program Tol Laut adalah konektivitas guna menekan disparitas harga antara Indonesia bagian barat dan timur melalui sistem logistik yang baik. Kini Pemerintah telah memiliki 24 pelabuhan Tol Laut dan peningkatan kapasitas di 24 pelabuhan itu menjadi tanggung jawab PT Pelabuhan Indonesia selaku operator.

Acara seminar sehari tersebut dibuka oleh Direktur Komersil dan Pengembangan Usaha PT Pelabuhan Indonesia II/IPC Saptono R.Irianto, selain dihadiri Direktur Utama PTP Arif Suhartono, Kasi Lala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Irianti, dan Komisaris PTP Sabri Saiman selaku pembicara, hadir pula Sekper PTP Kiki M Hikmat, dan Kahumas IPC Sofyan Gumelar serta para undangan antara lain, Pelindo II cabang Tanjung Priok, Pelindo II cabang Sunda Kelapa, Indonesia Kendaraan Terminal, Koperasi TKBM pelabuhan Tanjung Priok, dan TPK Koja.(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Maklumat Pelayanan, Komitmen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…

1 day ago

IPC TPK dan Mitra PBM Dorong Operational Excellence

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka menghadirkan layanan terminal yang unggul (Operational Excellence) berkelanjutan, PT IPC…

6 days ago

Hari Lingkungan Hidup 2026, Kolaborasi Pelindo Regional 2 Priok dan Pemkot Jakut

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)…

6 days ago

Transformasi Terminal Sri Bintan Pura Tingkatkan Sinergitas

Tanjung Pinang (Maritimnews) - Langkah Transformasi Terminal Penumpang Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang telah…

6 days ago

Jalan di Balik Dermaga: Menuntaskan Hinterland yang Terlupakan

Investasi besar pada terminal pelabuhan tanpa membenahi konektivitas di belakangnya ibarat membangun mulut tanpa tenggorokan.…

1 week ago

Geliat IPC TPK Panjang Dukung Ekspor Provinsi Lampung

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) area Panjang semakin memperkuat perannya…

2 weeks ago