Categories: TerbaruTNI AL

Kasal Pimpin Sertijab Komandan Korps Baret Ungu

Kasal Laksamana TNI Ade Supandi dalam Sertijab Dankormar

MNOL, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi memimpin Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Korps Marinir (Baret Ungu) dari Mayjen TNI (Mar) RM Trusono kepada Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, di Lapangan Apel Bhumi Marinir Cilandak Jakarta Selatan, Kamis, (16/3/17)
Bambang Suswantono sebelumnya menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres), sedangkan RM Trusono selanjutnya menempati jabatan sebagai Komandan Sekolah Staf dan Komando (Dansesko) TNI.

Kasal dalam sambutannya mengatakan pergantian jabatan itu merupakan perwujudan dinamika organisasi, sehingga diharapkan tercipta suasana baru dan ide cemerlang serta pemikiran baru dalam menjalankan tugas. Sebab korps bermotto ‘Jaleshu Bhumyamca Jayamahe’ ini merupakan satuan strategis dalam menghadapi tantangan keamanan dari laut menuju daratan.

“Perkembangan potensi konflik dan ancaman global semakin nyata. Jabatan Korps Marinir merupakan jabatan strategis bagi TNI AL maupun TNI secara keseluruhan. Karena terdapat tanggung jawab pembentukan moral prajurit,” kata Ade.

Lebih lanjut lulusan AAL tahun 1983 itu mengatakan prajurit Marinir harus bisa mengatasi atau manangkis isu maupun serangan terorisme, imigran gelap, dan peredaran narkoba yang saat ini menjadi isu regional. “Marinir perlu melakukan penanggulangan teror baik di laut maupun darat,” tandasnya.

Ade mengatakan serah terima jabatan Dankormar merupakan proses kaderisasi kepemimpinan, sehingga diharapkan dapat membawa energi baru dengan munculnya kreativitas dan inovasi yang cemerlang untuk meningkatkan kinerja organisasi.

Menurut mantan Kasum TNI itu, Korps Marinir memiliki tugas pokok sebagai pasukan pendarat amfibi TNI Angkatan Laut dalam rangka proyeksi kekuatan dari laut ke darat dan melaksanakan tugas-tugas operasi militer selain perang sesuai perintah Panglima TNI.

“Jabatan Dankormar merupakan jabatan strategis di lingkungan TNI AL. Dankormar juga sebagai chief corps yang bertanggung jawab membina nilai-nilai luhur pembentukan karakter prajurit marinir. Dengan demikian, perwira yang dipercaya sebagai Dankormar haruslah memiliki kompetensi terbaik dan telah teruji integritasnya,” ulasnya.

Dalam kesempatan itu, Ade Supandi juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas pengabdian dan dedikasi RM Trusono yang telah melaksanakan tugas sebagai Dankormar dengan baik.

“Di bawah kepemimpinan Mayjen TNI (Mar) RM Trusono, berbagai kemajuan dan prestasi Korps Marinir menjadi catatan sejarah kebanggaan TNI AL dan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Bambang Suswantono lahir di Semarang pada 25 JuII 1965 merupakan Alumni Akademi Angkatan Laut 33 Iulus tahun 1987. Mayjen Bambang Suswantono mengikuti Pendidikan Dikreg Seskoal Angkatan 38 tahun 2000, Dikreg Sesko TNI Angkatan 39 tahun 2012 dan Lemhanas PPRA Angkatan 52 tahun 2014.

Jabatan panting yang pernah dipegang Bambang Suswantono antara Iain sebagai Komandan Brigif-3 Marinir, Komandan Komando Pendidikan Marinir, Komandan Resimen AAL, Wadan Paspampres dan Komandan Paspampres.

Penugasan Bambang lainnya adalah Satgas Pemburu Timor Timur 1995-1996, Satgas PPRM Ambon 1999-2000, Satgas Natuna 1991, Satgas Yonif 7 Marinir di Nanggroe Aceh DarussaIam 2004-2005.

Tanda-tanda jasa yang dimiliki Bambang yaitu Bintang Jalasena Nararya, Satya Lencana Kesetiaan XXIV, Satya Lencana Seroja, Satya Lencana Dwidya Sistha, Satya Lencana Bhakti SosiaI, Satya Lencana Dwidya Sistha I, Satya Lencana Dharma Nusa (Ambon), Satya Lencana Kebaktian SosIaI, Satya Lencana Dharma Nusa (Aceh), Satya Lencana Wira Siaga, Satya Lencana Kesetiaan VIII, Satya Lencana Dharma Nusa, Satya Lencana Kesetiaan XVI, Satya Lencana Kesetiaan XXIV dan Bintang Jalsena Pratama.

Berbagai jenis material tempur Korps Marinir digelar dalam upacara antara lain Tank Amfibi BMP-3F, Kendaraan Angkut Pasukan dan Arteleri (Kapa) 61, Landing VicicIe Tank (LVT) -7, Kapa PTS, BTR-50 P (MIK), Roket Multi Laras (RM) 70 Grad, Roket MuIti Laras (PM) 70 Vampir, BVP-2, Meriam How-105, Kendaraan Angkut Tank Tatra, Sea Rider, kendaraan taktis (Rantis), kendaraan administrasi (Ranmin) dan kendaraan khusus (ransus).

(Adit/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kewajiban Perusahaan Pelayaran dalam Pelaporan ESG 2025

Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…

3 days ago

Program Jejak Pelabuhan, Mahasiswa/i UI Kunjungi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…

6 days ago

IPC TPK Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas di Pontianak

Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…

6 days ago

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…

7 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Kelancaran Ekspor Kayu Manis ke Mancanegara

Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…

1 week ago

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

1 week ago