Menko Maritim melaunching Ocean Forecast System (OFS) milik BMKG

 

Menko Maritim meresmikan Ocean Forecast System (OFS) milik BMKG

MNOL, Jakarta – Hari ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Jendral (Purn) Luhut B. Pandjaitan  melakukan kunjungan kerja ke BMKG untuk melauching secara resmi BMKG-Ocean Forecast System (OFS) dengan didampingi para Pejabat Eselon I Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman di Ruang Operasional Meteorologi (Ruang Meteorology Early Warning System).

Menurut Luhut bahwa sebagai negara maritim dengan dua per tiga luas wilayah Indonesia merupakan lautan, informasi cuaca laut sangat dibutuhkan di Indonesia. “Layanan informasi ini dibutuhkan oleh berbagai sektor untuk mendukung beragam aktivitas di laut. Antara lain sektor transportasi, pertambangan, perikanan, tambak garam, SAR, mitigasi bencana, konservasi (kesehatan terumbu karang) hingga mendukung kebutuhan riset di Indonesia,” kata Luhut.

Seperti yang dikatakan oleh Kepala BMKG, Dr. Andi Eka Sakya, M. Eng dalam keterangannya bahwa BMKG saat ini menghadapi tantangan untuk memberikan informasi yang cepat, tepat, tanggap, dan akurat, termasuk untuk menjawab tantangan di bidang maritim dengan beragam kebutuhan informasi dari berbagai sektor. Untuk itu, BMKG sejak tahun 2016 mulai mengembangkan produk informasi maritim Ocean Forecast System (OFS) sebagai wujud dalam upaya menjawab kebutuhan masyarakat.

Layanan informasi produk OFS ini merupakan bagian dari Meteorology Early Warning System (MEWS) dan menjadi satu kesatuan produk informasi prakiraan cuaca BMKG. Tidak hanya informasi prakiraan gelombang, melalui OFS masyarakat dapat memperoleh informasi arus, suhu, salinitas per lapisan kedalaman dan informasi trajectory yang dapat dimanfaatkan untuk monitoring tumpahan minyak di laut serta mendukung operasional SAR.

Sementara disela-sela kunjungan kerjanya Luhut B. Pandjaitan mengutarakan bahwa Ia sangat mengapresiasi kerja keras tim dari BMKG yang telah berhasii membangun sistem peringatan dini cuaca, iklim, gempa bumi dan tsunami.

BMKG merupakan institusi yang berkelas dunia karena memiliki teknologi yang canggih utnuk melakukan pengamatan dan penyampaian informasi peringatan dini cuaca, iklim dan tsunami, tutur Luhut B. Pandjaitan.

Tidak hanya itu, BMKG pun dinilai sangat bergengsi karena memilki Sekolah yang dinamakan STMKG (sekolah Timggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) yang mahasiswanya berasal dari luar negeri, seperti Timor Timur, Papua Nugini, Singapura,Malaysia, dan Brunei.

Teknologi pengamatan cuaca dan iklim tersebut sangat bermanfaat bagi pemerintah untuk pengambilan keputusan saat kondisi cuaca dan iklim yang berpengaruh pada massa tanam, panen, dan saat adanya fenomena el-nino dan la-nina yang mempengaruhi berbagai sektor, sambung Luhut B. Pandjaitan.

Menurutnya, BMKG memiliki kecanggihan yang luar biasa karena dapat memberikan peringatan dini tsunami, 5 menit setelah terjadi gempa serta mampu melakukan pendeteksian uji coba ledakan nuklir, seperti yang terjadi korea Utara tahun lalu.

Untuk OFS yang baru saja dilaunching, Luhut B. Pandjaitan sangat kagum karena melalui OFS yang merupakan salah satu inovasi sistem prakiraan maritime yang tersedia dapat memberikan informasi cuaca laut hingga 7 (tujuh) hari ke depan. (Sutisna/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Semester I/2026, Throughput IPC TPK Meningkat 7 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid…

5 days ago

Mengawal Meritokrasi BUMN; Mengapa JOB BIDDING Jangan Menjadi Alat Menghukum Pengalaman

Oleh: Djusman H Umar Praktisi Ketenagakerjaan & Ketua Harian Federasi BUMN Bersatu (FSP BUMN Bersatu)…

5 days ago

Setetes Harapan di Hari Jadi IPC TPK, Himpun 128 Kantong Darah

Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

7 days ago

Pelindo Terminal Petikemas Terima Dua Penghargaan Ajang GSPI ASRI 2026

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…

1 week ago

PMT Tanjung Intan Raih Green and Smart Port 2025 Predikat Bintang 3

Gresik (Maritimnews) - Komitmen PT Pelindo Multi Terminal (PMT) Branch Tanjung Intan memperkuat upaya keberlanjutan…

1 week ago

Menuju Danantara 2030: Cetak Biru Transformasi BUMN sebagai Pilar Kedaulatan Ekonomi dan Mesin Pertumbuhan Indonesia

Oleh : Arief Poyuono Komisaris PT Pelindo (Persero) Transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui…

1 week ago