Categories: TerbaruTNI AL

Pangarmabar: Jangan ada Pungli terhadap Pelaku Usaha

Laksda TNI Aan Kurnia

MNOL, Padang – Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., dalam kunjungan kerja ke Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) II Padang memberikan pengarahan kepada seluruh Personel maupun Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) II Padang di Markas Komando (Mako) Lantamal II Padang, Sumatera Barat, Selasa (7/3).

Dalam pengarahannya itu, Pangarmabar menegaskan kepada personel jajaran Lantamal II Padang untuk tidak melakukan Pungutan Liar (Pungli) terhadap para pelaku usaha di Sumatera Barat. Karena selain memperburuk citra TNI AL di mata masyarakat, tindakan itu juga menghambat pembangunan maritim daerah.

Pasalnya, TNI AL dituntut untuk turut mendukung pembangunan daerah sebagai bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dalam rangka percepatan pembangunan daerah.

“Khususnya bagi para pelaku usaha di bidang kemaritiman, kita harus mendorongnya bukan malah sebaliknya sering meminta pungli,” tegas Pangarmabar.

Dalam kunjungan kerja di Lantamal II Padang, Pangarmabar, beserta rombongan disambut oleh Komandan Lantamal II Padang Laksamana Pertama TNI Rudwin Thalib, S.E., beserta Wadan Lantamal II dan Para Asisten Danlantamal II Padang serta para Danlanal jajaran Lantamal II Padang.

Dalam pengarahannya, Pangarmabar Laksamana Muda Aan Kurnia, S.Sos memberikan penekanan kepada seluruh personel Lantamal II Padang di antaranya meneruskan kebijakan Pangarmabar terdahulu yakni mengurangi pelanggaran dan kecelakaan alat utama sistem senjata (Alutsista).

Selain itu lulusan AAL tahun 1987 ini menekankan perlunya untuk meningkatkan kinerja dan prestasi personel guna kemajuan TNI AL.

“Jangan mudah melepaskan dan menghentikan penyidikan kalau ditemukan unsur tindak pidana maka harus diproses untuk hasil yang memuaskan,” tandas Aan.

Lebih lanjut Pangarmabar mengatakan bahwa aset-aset TNI Angkatan Laut yang ada di Lantamal dan Lanal agar diinventarisir dan dibuatkan sertifikat, penerimaan hibah berupa uang atau barang serta dilaporkan secara berjenjang. Hal itu untuk mendapatkan persetujuan dari pimpinan.

Soal mengembangkan budaya maritim melalui Bintal Juang Remaja Bahari dan olah raga perairan juga diulas oleh Pangarmabar.

Lebih lanjut mantan Pankolinlamil ini mengingatkan untuk terus membina hubungan yang baik dengan masyarakat.

“Tingkatkan pembinaan terhadap nelayan dan masyarakat pesisir serta mendukung penuh unsur-unsur operasi yang melaksanakan bekal ulang,” pungkasnya. (Anug/MN)

 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

1 day ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

3 days ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

1 week ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

1 week ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

1 week ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

1 week ago