Categories: LogistikTerbaru

Truk Pengguna Tol Akses Tanjung Priok, Terhambat di Pintu Gerbang Rorotan 2

Gerbang Tol Rorotan 2

MNOL, Jakarta – Tol akses Tanjung Priok yang connecting dengan fasilitas pelabuhan, diharapkan oleh banyak kalangan pengusaha akan memperlancar arus keluar-masuk barang dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Priok. Artinya, kedepan kecepatan keluar-masuk petikemas dan general cargo bakal meningkat.

Diperkirakan 3.600 truk petikemas (ekspor impor) per harinya yang lalu-lalang menggunakan tol Tanjung Priok menghubungkan JORR menuju kawasan industri Cikampek, Cikarang, Cawang, Pluit, bahkan Tangerang dan sebaliknya. Jumlah itu belum termasuk truk general cargo, curah kering, dan curah cair.

Berdasarkan pengamatan, Senin malam (17/4), truk barang impor dari arah Tanjung Priok memang melaju tanpa hambatan. Namun setelah memasuki area JORR tepatnya di wilayah Cilincing Jakarta Utara (KM 60), terlihat truk-truk merayap dan terhambat menjelang gerbang tol Rorotan 2.

Usai membayar jasa tol, aruspun kembali lancar, rupanya penyebab dari menumpuknya truk-truk adalah pintu gerbang Rorotan 2 yang hanya melayani dua pintu bayar tunai dan satu GTO. Jelas terlihat kepadatan truk petikemas, general cargo, curah cair di dua pintu tunai yang berbaur bersama kendaraan pribadi.

Pemerintah telah menargetkan kelancaran arus barang maupun petikemas di pelabuhan Tanjung Priok, salah satunya diharapkan dari dukungan jalan tol akses Tanjung Priok yang baru dua hari lalu, Sabtu (15/4) diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Pengelola JORR seharusnya memperhatikan kecepatan pelayanan di pintu gerbang tol Rorotan 2, apabila pengelola masih mengandalkan hanya dua pintu bayar tunai, maka bersiaplah menghadapi kemacetan panjang di waktu padat impor khususnya delivery dari pelabuhan Tanjung Priok.

Kepadatan yang terjadi tentulah masih bisa diantisipasi pihak pengelola JORR, tak lain solusinya dengan penambahan pintu layanan tunai, atau manajemen pengelola jalan tol punya ‘jurus’ tersendiri agar kemacetan truk-truk dari pelabuhan Tanjung Priok sebelum pintu gerbang Rorotan 2 tidak perlu terjadi.

Satu lagi, dibutuhkan pula penertiban berkala dari pengelola JORR (Jakarta Outer Ring Road) bagi truk-truk yang memakai bahu jalan tol sekedar untuk parkir. (Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Sasar Generasi Muda Jakarta Utara, IPC TPK Kenalkan Industri Peti Kemas

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan program tanggung jawab sosial perusahaan bertajuk…

3 hours ago

Laba Bersih Kopkar TPK Koja Tahun Buku 2025 Meningkat 132%

Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku…

7 hours ago

INSA Jaya Gelar RAC Ke XVIII, Andi Patonangi Ketua Masa Bakti 2026 – 2031

Jakarta (Maritimnews) - Setelah menjabat pengurus antar waktu (PAW), Andi S Patonangi ditetapkan secara aklamasi…

3 days ago

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

6 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

6 days ago

Januari – Mei 2026, Arus Penumpang Pelindo Regional 4 Melesat 10,2% YoY

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…

1 week ago