Categories: HLPelabuhanTerbaru

Plt Gubernur Bengkulu Instruksikan agar Pelaku Usaha Memanfaatkan Jalur Laut

Plt Gubernur Bengkulu saat acara pertemuan dan konsolidasi pelaku usaha CPO dan Kopi

MN, Bengkulu – Pelaksana tugas (plt) Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menginstruksikan optimalisasi pelabuhan Pulau Bai Bengkulu, dengan meminta pelaku usaha memanfaatkan jalur Laut. Hal itu ditegaskan plt Gubernur Bengkulu pada acara pertemuan dan konsolidasi pelaku usaha CPO dan Kopi di Nala Sea Side Hotel Bengkulu, Senin (21/8).

Menurut Rohidin Mersyah, apabila menggunakan jalur laut, pelaku usaha akan diuntungkan oleh waktu yang lebih singkat, cost logistik terpangkas 40%, dan barang lebih safety dibanding jalur darat.

“Saya melihat potensi pelabuhan Pulau Bai pintu masuk ekspor impor peluangnya besar sekali, CPO dan kopi kita pastikan pintu keluarnya adalah Pulau Bai. Dengan begini nilai tambah petani akan naik, neraca belanja ekspor impor akan positif. Efeknya bakal mendorong pertumbuhan ekonomi,” terangnya.

Pelabuhan Pulau Bai diharapkan menjadi gerbang ekspor impor sehingga komoditas pertanian Bengkulu langsung didistribusikan tanpa melalui daerah tetangga. Selain keuntungan petani bertambah, dampaknya Bengkulu mendapatkan nama sebagai aktor dan pelaku ekspor.

Plt Gubernur Bengkulu juga menginstruksikan agar segera mendaftarkan komoditas produk asli Bengkulu diantaranya, Bunga Raflesia sebagai ikon Provinsi Bengkulu, Kain Besurek, Alat Musik Dol, Jeruk Kalamansi, Pisang Curup dan Itik Talang Benih sebagai produk ekspor yang melalui pelabuhan Pulau Bai Bengkulu.

General Manager PT Pelindo II Bengkulu, Drajat Sulistio menuturkan, saat ini Petikemas dan CPO sudah bisa ekspor langsung dari pelabuhan Pulau Bai terkait dengan dokumen PEB Bea Cukai Bengkulu.

Untuk proses ekspor di pelabuhan Pulau Bai, pihak Pelindo II cabang Bengkulu telah membuka kantor pelayanan 7 hari seminggu hingga pukul 10 malam. Sedangkan kegiatan operasional berjalan 24 jam dalam 7 hari.

“Kami juga mengharapkan program tol laut Pemerintah dapat terlaksana dengan baik sesuai arahan Presiden Joko Widodo, yang menginginkan cost logistik ditekan. Tentu agar masyarakat pulau terluar menikmati harga terjangkau, termasuk penanganan distribusi barang dari pulau terluar dapat dilayani,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

FSP BUMN Bersatu Berduka cita Atas Musibah Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Jakarta (Maritimnews) - Keluarga Besar Federasi Serikat Pekerja (FSP BUMN Bersatu) berdukacita atas kejadian tabrakan…

20 hours ago

Konsolidasi Kekuatan Nasional, ABUPI Perkuat Kolaborasi Jasa Kepelabuhanan

Jakarta (Maritimnews) - Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada…

3 days ago

Abu Dhabi Ports Group Lirik MNP

Makassar (Maritimnews) - Peluang kolaborasi internasional di sektor kepelabuhanan dan kawasan industri semakin terbuka setelah…

7 days ago

Bank Mandiri Siap Dukung Infrastruktur Pelindo di Indonesia Timur

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memperkuat sinergi…

1 week ago

Triwulan I 2026, IPC TPK Panjang Tumbuh 2,06%

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) area Panjang berhasil menjaga produktivitas…

1 week ago

Pelindo Konsisten Jaga Kelestarian Lingkungan Laut

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) konsisten…

1 week ago