Categories: HLPelayaranTerbaru

Ditjen Hubla Gelar Rakornas guna Mendukung Konektivitas Antar Wilayah

Peserta Rakornas Kapal Perintis

MN, Bogor – Kementerian Perhubungan terus berupaya meningkatkan konektivitas atau keterhubungan antar pulau di Indonesia salah satunya melalui peningkatkan pelayanan baik melalui pembangunan kapal perintis yang ditempatkan di seluruh penjuru wilayah Indonesia maupun peningkatan infrastruktur lainnya.

Untuk itu Direktorat Jenderal Perhubungan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pelayaran Perintis dengan tema “Pelayaran Perintis Mewujudkan Aksesibiltas Jasa Transportasi Laut Dalam Mendukung Konektivitas Antar Wilayah”, di Sentul Bogor, Selasa (3/9).

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Bay M. Hasani saat membuka Rakornas Pelayaran Perintis mengatakan, bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus berupaya meningkatkan pelayanan angkutan laut perintis, baik dari segi jumlah armada kapal, trayek kapal maupun anggarannya.

“Dari data yang ada, pelayanan angkutan laut perintis pada tahun 2016 sebanyak 96 trayek dilayani oleh 54 unit kapal negara dan 42 unit kapal swasta. Terjadi peningkatan pada tahun 2017, Pemerintah melayani 96 trayek angkutan laut perintis, dimana 46 trayek dilayani PT Pelni melalui mekanisme penugasan, dan 50 trayek lainnya dilayani oleh perusahaan pelayaran swasta melalui mekanisme lelang,” kata Bay.

Adapun tahun 2018, Ditjen Perhubungan Laut akan meningkatkan pelayanan dengan menambah trayek angkutan laut perintis menjadi 113 trayek. Penambahan trayek sejalan dengan telah selesainya pembangunan kapal perintis baru sebanyak 10 unit pada tahun 2016 dan 50 unit pada akhir Desember 2017.

“Begitu juga alokasi anggaran terus meningkat yaitu jika pada tahun 2016 anggaran penyelenggaraan perintis sebesar Rp 930,99 milyar meningkat pada tahun 2017 menjadi Rp 943,99 milyar, terdiri dari anggaran untuk kapal yang dioperasikan oleh PT Pelni sebesar Rp 512,92 milyar dan kapal Swasta sebesar Rp 431,07 milyar,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri, Capt. Wisnu Handoko mengatakan, penyelenggaraan angkutan laut perintis bertujuan mendorong pengembangan daerah, meningkatkan konektivitas antar pulau dan pemerataan pembangunan, serta demi terwujudnya stabilitas nasional yang dinamis dalam kerangka NKRI.

“Secara umum angkutan laut perintis di Indonesia saat ini sudah berjalan lancar dan hanya beberapa hal yang perlu ditingkatkan seperti ketersediaan galangan kapal dan ketersediaan kapal pengganti,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

Bayu

Jurnalis Maritimnews.com

Share
Published by
Bayu

Recent Posts

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

4 days ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

4 days ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

4 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

5 days ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

5 days ago

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

6 days ago