Categories: BakamlaHankamTerbaru

Kapal Ikan Lewati ZEEI, KN Gajah Laut 4804 Beri Peringatan Keras

KN Gajah Laut sedang memperingatkan kapal ikan yang masuki ZEEI.

MN, Kupang – KN Gajah Laut 4804 Bakamla RI yang sedang bergabung dalam Operasi Patroli Terkoordinasi Shearwater V memberikan peringatan keras kepada sebuah kapal nelayan bernama KM Berkat karena melakukan penangkapan ikan diluar batas Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) melewati perbatasan Australia, Selasa (11/10).

Shearwater V merupakan operasi patroli bersama antara Indonesia dan Australia yang dilakukan di wilayah perairan perbatasan Indonesia–Australia. Pada Rabu (11/10) sekira pukul 11.00 WIT, KN Gajah Laut mendapat informasi dari pesawat Australia Dash 8 yang juga tergabung dalam paktor, bahwa ada kapal Indonesia yang melintas melewati batas perairan Australia.

Mendapat informasi tersebut, setelah mendapatkan koordinat kapal, Komandan KN Gajah Laut Mayor Laut (P) Benie Hermawan memerintahkan melakukan pengejaran. Dalam waktu singkat kapal berhasil ditemukan diluar perbatasan 600 yard dari ZEEI.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, KM Berkat berjenis kapal ikan pancing ulur ini membawa kelengkapan dokumen seperti SPB, SLO, SIPI, Pas Kecil, maupun sertifikat keterangan perwira. Kapal diketahui membawa 7 ABK dengan muatan 500 kg ikan campur.

Dalam pemeriksaan tersebut, Dan Satgas Shearwater V Letkol Laut (P) asep Budiman memperingatkan kepada nakhkoda dan ABK agar mematuhi peraturan yang berlaku. Diharapkan para nelayan memahami dan mempunyai kemampuan membaca peta serta memiliki pengetahuan yang cukup tentang batas wilayah negara Indonesia agar tidak terjadi lagi kejadian yang serupa.

Ditambahkan pula oleh Mayor Benie agar selain memeriksa kelengkapan dokumen kapal sebelum berlayar, para nelayan juga selalu memperhatikan keamanan dan keselamatan berlayar.

Setelah diberikan peringatan keras, selanjutnya kapal berbobot 5 GT tersebut diarahkan masuk ke wilayah ZEEI untuk melanjutkan pelayaran kembali.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

IPC TPK Dorong Sportivitas Bersama Badminton Competition 2026

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) untuk tidak hanya unggul dalam…

5 days ago

Pasca QCC Baru, Tingkatkan Produktivitas Layanan IPC TPK Panjang

Bandar Lampung (Maritimnews) - Kehadiran Quay Container Crane (QCC) tipe Post Panamax di IPC TPK…

6 days ago

Semester I/2026, Throughput IPC TPK Meningkat 7 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid…

2 weeks ago

Mengawal Meritokrasi BUMN; Mengapa JOB BIDDING Jangan Menjadi Alat Menghukum Pengalaman

Oleh: Djusman H Umar Praktisi Ketenagakerjaan & Ketua Harian Federasi BUMN Bersatu (FSP BUMN Bersatu)…

2 weeks ago

Setetes Harapan di Hari Jadi IPC TPK, Himpun 128 Kantong Darah

Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

2 weeks ago

Pelindo Terminal Petikemas Terima Dua Penghargaan Ajang GSPI ASRI 2026

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…

2 weeks ago