Categories: HankamTerbaruTNI AL

72 Tahun Marinir, Sejarah Panjang Pasukan Amfibi Indonesia

Defile Pasukan Marinir TNI AL

MN, Jakarta – Satu hari yang lalu (15/11), Korps Marinir TNI AL tepat berusia 72 tahun. Sebuah usia yang cukup matang bagi sebuah organisasi dengan sejarah panjang dalam perjalanan kemerdekaan bangsa ini.

Peringatan hari lahir yang ke-72 ini, dilaksanakan melalui upacara militer di Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (15/11) dan bertindak selaku Inspektur Upacara Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi.

Komandan Korps Marinir Mayjen TNI Mar Bambang Suswantono mennerangkan tentang peringatan HUT ke-72 Korps Marinir tahun yang mengambil tema “Marinir Prajurit Pejuang dan Profesional”.

Perlu diketahui, sepanjang pengabdiannya kepada Ibu Pertiwi, Korps Marinir telah kehilangan 838 prajurit terbaiknya, baik yang gugur, tewas, maupun hilang. Seluruh nama prajurit yang gugur tersebut, terukir rapi dalam Prasasti Sakti Jasawira Perkasa.

Dalam sejarah perjalanannya, Korps Marinir banyak terlibat dalam peristiwa penting yang bersejarah bagi negeri ini. Dimulai dari Tegal, sebuah Kota yang memiliki semboyan sebagai Kota Bahari, Korps Marinir muncul dan berdiri untuk di kemudian harinya menjadi bagian sejarah penting dalam tubuh Tentara Nasional Indonesia.

Pada 15 November 1945, lahir dari dalam tubuh Resimen Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Laut Tegal sebuah koprs ketentaraan yang bernama Corps Mariniers yang dalam perkembangannya saat ini dikenal dengan sebutan Korps Marinir TNI AL.

Sejarah panjang pun dumulai dari tanggal ini, dari munculnya cikal bakal pasukan amfibi yang dimiliki Indonesia, hingga terlibat dalam berbagai peristiwa penting yang pernah dialami bangsa ini. Mulai dari membantu perang gerilya ke gunung-gunung, terlibat dalam operasi Trikora, pengangkatan jenazah Pahlawan Revolusi, hingga pada menjadi elemen krusial dalam pengamanan Ibu Kota sewaktu terjadi kerusuhan dalam masa reformasi 1998.

Banyak tokoh penting berskala nasional yang pernah menjadi bagian dari Korps ini, mulai dari Letjen KKO (Purn) Hartono, Mantan Gubernur legendaris DKI Jakarta Letjen KKO (Purn) Ali Sadikin, Letjen Mar (Purn) Nono Sampono, hingga Letjen Mar (Purn) Soeharto.

Dalam menyambut hari jadinya yang ke-72 ini, Korps Marinir juga menyelenggarakan “Marinir Fair” yang terbuka untuk masyarakat umum dari tanggal 16 s.d 19 November 2017. Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat melihat secara langsung Pameran Alutsista Marinir dari masa ke masa, produk ekonomi kreatif Masyarakat, bazar barang dan kuliner , permaina Paint Ball, outbond, terjun payung, parade kendaraan tempur amphibi, demo taktis serangan Marinir, demo beladiri Pencak Silat, tarian tradisional, hingga military games.

Acara ini juga dimeriahkan dengan pentas band Prajurit Marinir serta panggung hiburan dengan menghadirkan artis-artis kenamaan.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

2 days ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

3 days ago

IPC TPK Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan I 2026

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…

3 days ago

Masa Lebaran 2026, Arus Penumpang Pelindo Meningkat 14,14%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…

4 days ago

Pelabuhan Kita Masih Berdiri di Atas Fondasi yang Rapuh

Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…

5 days ago

STATE CAPITALISM CHINA Pelajaran Penting bagi Transformasi BUMN Indonesia di Era Danantara

Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…

1 week ago