Categories: Pernak PernikTerbaru

Pangarmatim Ajak Puluhan Perwira Kapal Selam Asing Keliling Surabaya Naik Sepeda Onthel

Pangarmatim bersepeda onthel ria bersama para perwira kapal selam asing dari berbagai negara di Kota Surabaya.

MN, Surabaya – Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto, SH, MAP, setelah acara penutupan Asia Pasific Submarine Conference (APSC) ke-17 yang berlangsung di Hotel Bumi Surabaya. Melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi Balai Kota Surabaya bersama Delegasi 24 Negara peserta APSC 2017, Kamis (26/10).

Disambut oleh Walikota Surabaya Ibu Tri Rismaharini, Pangarmatim menjelaskan kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan APSC. APSC sendiri merupakan suatu forum diskusi untuk saling bertukar informasi dan pengetahuan tentang aspek-aspek penyelamatan dan keselamatan kapal selam guna mencapai zero casualty atau bahkan zero accident pada seluruh operasi kapal selam di wilayah Asia Pasifik.

Untuk itu, dalam rangkaian City Tour kali ini, Pangarmatim ingin memperkenalkan Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan yang terletak di Jawa Timur.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini  menyambut hangat dan mengucapkan terima kasih atas kedatangan Pangarmatim beserta para Perwira kapal selam dari mancanegara di Balai Kota Surabaya.

“Tempat menarik di Kota Surabaya diantaranya ada pada bangunan-bangunan di pusat kota peninggalan tempo dulu, selain ada beberapa museum dan taman-taman yang tersebar di Kota Surabaya, Pemkot juga menyediakan bus pariwisata yang dapat digunakan secara gratis untuk berkeliling wisata kepada para wisatawan domestik maupun asing,” paparnya.

Selanjutnya usai tatap muka dengan Ibu Walikota, Pangarmatim berkesempatan bersepeda onthel bersama dengan seluruh delegasi. Nampak para “tentara bule” tersebut menikmati suasana penuh keakraban saat bersepeda menelusuri kota yang dikenal ramah masyarakatnya ini.

Dari Balai Kota, seluruh rombongan menuju Monumen Kapal Selam (Monkasel). Di sana, seluruh peserta APSC disambut dengan tarian Reog Ponorogo, bahkan ada beberapa Delegasi ikut digendong oleh salah satu penari bertopeng macan yang menjadi salah satu simbol kesenian asli Indonesia tersebut.

Setelah mengunjungi Monkasel kegiatan berlanjut menuju Tugu Pahlawan dan Museum. Di tengah-tengah acara, para tamu disuguhkan penampilan Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL di halaman Tugu Pahlawan.

Sebelum mengakhiri kegiatan para delegasi di ajak mengunjungi toko cinderamata yang menjual berbagai kerajinan tangan khas masyarakat Indonesia yang memiliki keaneka ragaman adat dan budaya.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Efek Streamlining DANANTARA bagi SGS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) - Pasca merger PT Pelabuhan Indonesia (Persero) pada tahun 2021, penerapan Single Grading…

7 hours ago

Pelindo Makassar dan Australia Jajaki Kerja Sama Maritim

Makassar (Maritimnews) - Konsulat Jenderal Australia di Makassar menjajaki peluang kerja sama maritim dan penguatan…

2 days ago

Pelindo, KSOP, dan Pelni Kolaborasi Salurkan Bantuan untuk NTT

Jakarta (Maritimnews) - Bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dihimpun…

3 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung Program Streamlining Danantara

Jakarta (Maritimnews) - Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu mendukung program streamlining atau perampingan struktur…

6 days ago

Say No To IPO; Pelindo Lebih Bermanfaat Tanpa Pasar Modal

Oleh: Siswanto Rusdi, Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Daya Anagata Nusantara (Danantara) merencanakan initial…

7 days ago

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

2 weeks ago