Categories: Pernak PernikTerbaru

6 Pejabat Negara Terima Brevet Hiu Kencana

Foto bersama Kasal, Komandan Kapal, beserta awak KRI Nagapasa-403 dengan enam pejabat negara yang menerima brevet Hiu Kencana.

MN, Denpasar – Sebanyak enam pejabat negara yang sedang onboard di KRI Nagapasa-403 secara resmi disematkan brevet Hiu Kencana oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi saat penyelaman di perairan Benoa, Selat Badung, Bali, Rabu (10/01).

Petinggi negara yang menjadi warga kehormatan kapal selam tersebut adalah Menteri  Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kasad Jenderal TNI Mulyono, dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Diawali dengan savety brief di conference room KRI I Gusti Ngurah Rai, Panglima TNI, Kasad, Kapolri, dan tiga Menteri Negara dengan menggunakan sea rider Satkopaska Koarmatim menuju KRI Nagapasa-403 yang dikomandani Letkol Laut (P) Herry Setyawan. Ombak yang menerjang tidak menyurutkan semangat para pejabat negara menjadi keluarga besar kapal selam.

Didampingi oleh Komandan Satsel Koarmatim Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa dan Komandan Satkopaska Koarmatim Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko setelah menempuh jarak sejauh 2 nautical miles, rombongan berpindah dari sea rider ke KRI Nagapasa-403.

Selanjutnya, kapal selam buatan Korea Selatan ini menyelam dikedalaman 30 meter di bawah permukaan laut, dan saat itulah dilaksanakan upacara penyematan brevet Hiu Kencana yang menjadi kebanggan prajurit TNI Angkatan Laut berbaret hitam.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, seusai melaksanakan penyematan dalam jumpa pers mengatakan, saya merasakan sensasinya menyelam dengan kapal selam dan saya memahami bahwa para kru kapal selam lebih baik menyelam daripada di permukaan, karena saat kapal menyelam itu tidak ada ombak sama sekali, itu yang kita rasakan.

“Nyaman tapi memang, ikut menyelam beberapa menit saja sudah cukup bagaimana para prajurit kapal selam ini, oleh karena itu awak kapal selam harus mendapatkan perhatian kita semua”, ujar Pati Alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) Tahun 1986 tersebut.

Brevet Hiu Kencana merupakan simbol pengakuan terhadap profesionalisme prajurit kapal selam TNI Angkatan Laut, dalam taktik dan teknik peperangan bawah air, yang dapat menumbuhkan kebanggaan dan jiwa korsa bagi prajurit yang telah berhasil melalui kualifikasi.

Pemberian Brevet Hiu Kencana ini tidak hanya symbol akan tetapi merupakan penghormatan dan penghargaan dari TNI AL khususnya Satuan Kapal Selam kepada tokoh, warga, serta jajaran TNI, dan TNI AL yang berjasa terhadap pengembangan kapal selam TNI Angkatan Laut dengan semboyannya Wira Ananta Rudira, “Tabah Sampai Akhir”.

Hadir dalam penyambutan enam pejabat negara yaitu para Asisten Panglima TNI, para Asisten Kasal, Pangkotama TNI AL, Para petinggi TNI-Polri wilayah Bali, dan undangan lainnya.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

5 hours ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

7 hours ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

18 hours ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

1 day ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

1 day ago

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

2 days ago