Categories: DiplomasiHLTerbaru

Lawatan Presiden ke India, Upaya menjaga Keseimbangan di 2 Samudera

Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri India Narendra Modi

MN, Jakarta – Dalam lawatannya ke India hari ini (26/1), Presiden Joko Widodo memastikan kerjasama dengan negara beribukota New Delhi itu untuk membangun kemitraan di sektor maritim. Selain teknologi dan industri, kerjasama keamanan di bidang maritim juga menjadi fokus kunjungan Presiden Jokowi ke India.

Hal itu mendapat respons positif dari pengamat militer dan intelijen Susaningtyas NH Kertopaati melalui pesan singkatnya yang diterima redaksi di Jakarta, (26/1). Menurutnya, kunjungan Presiden Jokowi ke India dan beberapa negara Asia Selatan selaras dengan visi Poros Maritim Dunia.

Pasalnya, Indonesia sangat berkepentingan dengan Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Sementara sudah banyak kerjasama Indonesia dengan negara-negara di kawasan Samudera Pasifik.

“Kini tiba saatnya perhatian Indonesia kepada negara-negara di kawasan Samudera Hindia,” ujar Nuning biasa akrab disapa.

Mantan Anggota Komisi I DPR RI ini menilai Kebijakan luar negeri Indonesia untuk meningkatkan kerjasama dengan negara-negara Asia Selatan merupakan agenda prioritas Indonesia dalam kerangka Indian Ocean Rim Association (IORA).

“Penting bagi Indonesia memposisikan diri sebagai penghubung Samudera Hindia dan Samudera Pasifik mengingat perairan Indonesia menjadi jalur laut lalu lintas perdagangan dunia,” terangnya.

Urgensi visi Poros Maritim Dunia merupakan keseimbangan maritim di antara 2 samudera (Hindia dan Pasifik) yang sejak dulu merupakan jalur perdagangan dunia. Indonesia yang berada di titik silang posisi tersebut sangat berperan penuh dalam memainkan keseimbangan geopolitik dan geoekonomi tersebut.

Masih kata Nuning, khusus India sebagai major power di kawasan Samudera Hindia, maka kemitraan Indonesia juga dapat ditujukan untuk mengimbangi kebijakan maritim India yang meningkat dari yang semula Look East Policy menjadi Act East Policy.

“Penting bagi Indonesia menunjukkan peran sentralnya di ASEAN untuk bisa mengimbangi kebijakan maritim India tersebut dengan kebijakan Poros Maritim Dunia,” tandas dia.

Lebih jauh, ungkap Nuning, kepentingan nasional Indonesia atas Samudera Hindia juga dapat diarahkan untuk melihat peluang memanfaatkan program yang digagas Cina dengan the Belt and Road Initiatives (BRI).

“Indonesia perlu berdialog dengan mitranya di kawasan Samudera Hindia untuk memastikan bahwa program BRI China tidak berseberangan dengan upaya-upaya meningkatan ketahanan regional,” pungkasnya.

India yang kini termasuk sebagai negara maju di dunia, sangat cocok menjadi mitra Indonesia untuk keseimbangan kawasan, karena keduanya memiliki hubungan kultural dengan Indonesia sejak masa kerajaan-kerajaan di Nusantara.

Di era Bung Karno, India juga merupakan partner Indonesia dalam menghadapi kolonialisme dan imperialisme bangsa-bangsa Eropa. Kesamaan sejarah dan kemesraan hubungan di masa lalu itu menjadi potensi yang besar untuk mewujudkan stabilitas kawasan di Samudera Hindia saat ini.

 

(Adit/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

16 hours ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

1 day ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

1 day ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

2 days ago

Pelindo FC Harumkan Indonesia, Juara FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 di Turki

Antalya, Turki (Maritimnews) - Perhelatan FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 merupakan kompetisi minisoccer korporasi…

2 days ago

Transformasi SDM Pelindo; Dari Pola Kedaerahan Menuju Standar Global

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…

3 days ago