Visi Poros Maritim Dunia, Kolinlamil Tanamkan Jiwa Kebaharian ke Siswa Taman Kanak-kanak

Siswa siswi Raudhatul Athfal se-Tanjung Priok berkunjung ke KRI Banda Aceh 593 salah satu unsur kapal perang milik Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil).

MN, Jakarta – Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) terus menanamkan kecintaan kepada dunia kemaritiman dengan memperkenalkan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) kepada murid-murid Taman Kanak-Kanak atau Raudhatul Athfal Tanjung Priok Jakarta Utara yang mengadakan kunjungan ke Kapal perang yang tengah sandar di Dermaga Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (17/1).

Berdasarkan pantauan Dispen Kolinlamil, para siswa Raudhatul Atfal itu mengunjungi KRI Banda Aceh-593 yang dikomandani Letkol Laut (P) Whisnu Kusardianto, S.E., M.H..

Kehadiran mereka disambut oleh seluruh awak KRI Banda Aceh 593. Mereka pun begitu menikmati rasanya menaiki kapal perang kebanggaan bangsa Indonesia tersebut. Sehingga terlintas dalam benak mereka untuk menjadi pengawak kapal perang yang tangguh dalam menjaga perairan NKRI.

Menurut ketua rombongan Raudhatul Athfal se-Tanjung Priok yang membawa 172  siswa–siswi, dan 31 guru yang berkunjung ke Kapal perang Kolinlamil merupakan pengalaman yang berharga dan baru pertama bagi para anak didiknya. Dalam kesempatan tersebut rombongan taman kanak kanak islam ini  diterima oleh Perwira jaga KRI Banda Aceh 593.

Di sela-sela tugas-tugas yang diemban KRI di jajaran Kolinlamil dalam tugas Operasi Militer Perang (OMP) ada juga tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan salah satu kegiatan OMSP yang terlaksana di Kolinlamil diantaranya adanya kunjungan-kunjungan dari berbagai sekolah tentunya yang telah mengajukan permohonan kunjungan ke Kolinlamil.

Panglima kolinlamil Laksda TNI Yudo Margono, S.E. memberikan kesempatan kepada pihak-pihak sekolah yang telah mengajukan permohonan kunjungan. Adanya kegiatan kunjungan anak sekolah ini dimaksudkan untuk memperkenalkan Kolinlamil kepada para siswa atau anak didik secara dini mulai dari Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, maupun Sekolah Lanjutan.

Terlebih dalam menyambut visi pemerintah untuk menjadikan poros maritim dunia, jiwa bahari harus ditanamkan sejak usia dini. Harapannya agar para murid itu memiliki semangat dan karakter untuk terus memperjuangkan Indonesia sebagai negara maritim yang besar, digdaya dan berwibawa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Rekayasa Ulang BUMN Melalui Danantara Sebagai Motor Penggerak Kekuatan Ekonomi Nasional

Ditulis oleh :Arief Poyuono (Komisaris Pelindo) Jakarta 4 Oktober 2026 "Jika Anda tidak bisa memberikan…

1 day ago

Implementasi EAZI di TTL Group, Tekan Port Stay

Surabaya (Maritimnews) - Terminal Petikemas Teluk Lamong (TTL) Group berkolaborasi berbagi peran dengan KSOP Utama…

3 days ago

TPS Gelar Safety Stand Down, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

Surabaya (Maritimnews) - Komitmen PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terhadap safety culture terus dilaksanakan secara…

3 days ago

Fit to Drive IPC TPK bagi 150 Sopir Truk Peti Kemas

Jakarta (Maritimnews) - Bertepatan dengan perayaan Hari Pelindo ke-5, PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

3 days ago

Pelindo 5 Tahun Bersatu, Perkenalkan ADHARA

Jakarta (Maritimnews) - Bersamaan dengan memperingati Hari Ulang Tahun ke-5 PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo,…

3 days ago

Kapal dan Pelabuhan: Kisah Cinta yang Tidak Perlu Dimerger

Oleh: Laksda TNI (Purn) Dr. Soleman B Ponto. ST, SH, MH Konon, di dunia maritim…

4 days ago