Categories: HLPelabuhanTerbaru

Sistem IBS Tekan Waktu Pelayanan Dokumen di TPKDB

TPKDB Pelindo 1

MN, Belawan – Penerapan sistem Integrated Billing System (IBS) memberikan keuntungan bagi shipping lines dan pengguna jasa di Terminal Peti Kemas Domestik Belawan (TPKDB), yakni efisiensi waktu karena bisa memangkas proses permintaan, antrean dan biaya.

General Manager TPKDB, Indra Pamulihan menjelaskan bahwa, pengguna jasa dalam melakukan permohonan dokumen pelayanan delivery dan receiving dapat melalui sistem online, tanpa perlu lagi datang ke kantor TPKDB. Bahkan pengguna jasa juga tidak perlu lagi melampirkan dokumen apapun.

Menurutnya, sebelum penerapan IBS, proses pengurusan dokumen memakan waktu lebih dari dua jam. Hal tersebut disebabkan oleh adanya beberapa antrean antara lain, permohonan pelayanan receiving dan delivery, Bank untuk pembayaran, mencetak nota, dan cetak receiving card atau SP2 untuk penyerahan peti kemas.

Setelah diberlakukannya sistem IBS di TPKDB, waktu yang dibutuhkan antrean dapat dipangkas. Pengguna jasa cukup mengakses situs ibs.pelindo1.co.id untuk proses permohonan receiving dan delivery, serta mencetak invoice, receiving card¸dan Surat Pengeluaran Petikemas (SP2).

“Permohonan delivery dan receiving bisa dilakukan dimana saja dengan menggunakan handphone atau internet. Cukup lima menit semua proses diselesaikannya,” terang Indra.

Selain penerapan IBS, TPKDB juga telah menerapkan penyandaran kapal dengan sistem window atau jadwal yang telah direncanakan, tepat waktu sesuai ditetapkan.

Sebanyak enam perusahaan pelayaran dalam negeri mempunyai windows dan terjadwal sandar di dermaga TPKDB setiap pekannya, yakni PT Tanto Intim Line, PT Salam Pacific Indonesia Line, PT Meratus Line, PT Tempuran Emas Tbk, PT Caraka Tirta Perkasa, dan PT Perusahaan Pelayaran Nusantara Panurjwan.

“Penyandaran kapal dengan sistem window dilakukan guna mendorong efisiensi biaya dalam pelayanan kapal, dan terjaminnya kepastian sandar, sehingga mengurangi waktu turn round voyage (TRV) atau waktu kapal berbalik dan jaminan ketersediaan dermaga serta meningkatkan produktivitas dan volume barang,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

Bayu

Jurnalis Maritimnews.com

Share
Published by
Bayu

Recent Posts

SPTP Pastikan Tak Ada Antrean Kapal Hingga 6 Hari di Tanjung Perak

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) meluruskan kabar adanya antrean kapal hingga 6…

15 hours ago

Bulan K3 Tahun 2026, TPK Koja Gelar Donor Darah

Jakarta (Maritimnews) - Kegiatan rutin donor darah sebagai bentuk komitmen sosial perusahaan atau TJSL (Tanggung…

24 hours ago

Throughput IPC TPK Palembang 2025, Ditengah Fluktuasi Perdagangan Sumsel

Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Palembang mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025,…

3 days ago

Pelindo Berbagi Kiat Kelola Uang Masa Depan Pekerja

Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan sejak dini, khususnya bagi para…

4 days ago

IPC TPK Gelar Emergency Rescue & First Aid Training TKBM Priok

Jakarta (Maritimnews) - Meningkatnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan di Port of Tanjung Priok berdampak positif,…

5 days ago

Throughput IPC TPK Pontianak Tumbuh 7,47%, Komoditas Kelapa Tertinggi

Pontianak (Maritimnews) - Seiring menguatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang di Provinsi Kalimantan Barat, IPC…

1 week ago