Rapat TPOM ke-27, Indonesia-Malaysia Perlu Tingatkan Patroli Terkoordinasi

Rapat TPOM Indonesia-Malaysia yang berlangsung di Denpasar Bali pada 29 s.d 30 Maret 2018.

MN, Jakarta – Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo selaku Ketua Tim Perancang Operasi Maritim (TPOM) Indonesia, memimpin rapat TPOM Indonesia-Malaysia ke-27 di Denpasar, Bali (29/3).

Bersama delegasi Malaysia yang dipimpin Ketua TPOM Malaysia Laksma (M) Dato’ Aliyas bin Hamdan dari Maritime Malaysia Enforcement Agency (MMEA), Indonesia dan Malaysia saling melaporkan situasi keamanan dan keselamatan laut di wilayahnya masing-masing ke dalam forum yang berlangsung hingga Jumat (30/3).

Laporan situasi tersebut khususnya mengenai peningkatan dan sinergi patroli keamanan dan keselamatan di salah satu perairan tersibuk di dunia, Selat Malaka.

Sebagai wujud sinergi yang apik, dalam rapat TPOM tahun 2018 ini, delegasi Indonesia hadir dengan membawa perwakilan Bakamla RI, Imigrasi, Polairud, Bea dan Cukai, KKP, TNI AL, serta Mabes TNI.

Kasubdit Dukopsla Bakamla RI Joni Junaidi memaparkan laporan kejadian di Selat Malaka, di mana dengan situasi Selat Malaka yang cukup penting dan padat tetap memberikan peluang terjadinya pelanggaran dan gangguan keamanan.

Dalam perkembangan saat ini, kejahatan penyelundupan, perompakan, dan pencurian ikan masih terjadi dan bahkan berkembang menjadi penyelundupan narkoba melalui laut di salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Ketua TPOM Indonesia mengatakan fokus operasi Optima dan Kastima pada selat ini perlu ditingkatkan. Untuk menyinergikan kegiatan operasi, maka selain evaluasi mendalam, perlu dilakukan patroli terkoordinasi antara Malaysia-Indonesia (Patkor Malindo) serta terus bekerja sama dan berkoordinasi intensif dengan badan-badan lain terkait.

Rapat TPOM tahun ini diisi juga dengan agenda paparan laporan pelaksanaan Patkor Optima oleh Asops Guskamlabar Kolonel Sirilus Arif, Laporan Patkor Kastima 2017 oleh Kasubdit Patroli Laut Direktorat P2 Ditjen Bea dan Cukai Untung Purwoko, dan Laporan Konsep Pelaksanaan Patkor dan Rencana Kalebder kegiatan TPOM Malindo tahun 2018 mendatang.

Rapat lintas negara ini, juga membahas tentang rencana pelaksanaan Rapat TPOM ke-28 yang akan dilaksanakan di Malaysia pada tahun 2019 yang disampaikan oleh Ketua TPOM Malaysia.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan berupa bahan material bangunan…

1 day ago

PINP dan Pelabuhan Kijing di Simpul Barat

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan konektivitas pelayaran dan efisiensi biaya logistik, PT Pelabuhan Indonesia…

3 days ago

DJBC Kalbagbar Dukung Optimalisasi Ekspor dan Impor di Pelabuhan Internasional Kijing

Pontianak (Maritimnews) - Jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat memberikan…

5 days ago

Petikemas Domestik Melonjak, Jakarta – Kijing Jadi Rute Primadona Baru

Pontianak (Maritimnews) - Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat sebagai pelabuhan hub internasional terbesar…

5 days ago

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) secara resmi menyambut kehadiran layanan rute baru…

6 days ago

Memperkuat Stabilitas Fiskal Domestik dan Ketahanan Eksternal di tengah Dinamika Ekonomi Regional

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom (Komisaris Pelindo) Dinamika perekonomian global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan…

6 days ago