Categories: PelabuhanTerbaru

Aset Pelabuhan tidak Sesuai Target akan Beralih Fungsi

Press conference Kemenhub

MN, Jakarta – Kementerian Perhubungan akan mengoptimalkan serta memperbaiki tata kelola pembangunan dan pengoperasian pelabuhan di Indonesia. Aset pelabuhan yang pembangunannya telah atau akan rampung, dan tidak lagi bisa sesuai tujuan, bakal dimanfaatkan untuk fungsi lain.

Terkait alih fungsi pelabuhan, Inspektur Jenderal Kemenhub Wahju Satrio Utomo yang akrab disapa Tommy menjelaskan, bahwa Itjen memberikan rekomendasi kepada Menhub untuk melakukan tindakan apakah pembangunan tersebut dilanjutkan atau akan dialih fungsikan untuk hal lain yang bermanfaat.

Pihak Itjen Kemenhub akan mencegah terjadinya kerugian negara yang lebih besar. Aset akan beralih fungsi, kalau memang pelabuhan dinilai tidak lagi bisa sesuai dengan target semula.

“Aset harus dimanfaatkan secara optimal seandainya pun tidak dilanjutkan sebagai pelabuhan tapi akan dialih fungsikan untuk hal yang bermanfaat mungkin bekerjasama dengan daerah atau pihak lain,” kata Tommy dalam Jumpa Pers terkait Tindak Lanjut Pembangunan 33 Pelabuhan di Kementerian Perhubungan, Jumat (27/4).

Lebih lanjut Tommy menjelaskan belum selesainya pengerjaan pembangunan pelabuhan karena proyek tersebut dikerjakan dalam beberapa tahap.

“Ada beberapa proyek yang memang karena alasannya keterbatasan anggaran mungkin tahun tertentu tidak dianggarkan kemudian tahun keberapa dianggarkan kembali, ya memang agak terputus-putus,” ujarnya.

Senada dengan Tommy, Dirjen Perhubungan Laut Agus H. Purnomo mengatakan bahwa tugas Ditjen Hubla mengoptimalkan fungsi pelabuhan yang telah dibangun menjadi manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat. Target membangun puluhan pelabuhan tiap tahun tetap jalan, termasuk didalamnya menyelesaikan yang KDP.

“Kita sedang mengatur bagaimana proritas, manfaat serta ketersediaan anggaran. Untuk tahun 2018 ada 10 pelabuhan akan dilanjutkan pembangunannya. Sudah ada anggarannya, sedangkan yang sudah berhenti lama bisa saja nanti diredesign. Kami ingin azas manfaatnya ada, jangan sampai kita teruskan tapi tidak bermanfaat,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

1 day ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

2 days ago

IPC TPK Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan I 2026

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…

3 days ago

Masa Lebaran 2026, Arus Penumpang Pelindo Meningkat 14,14%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…

4 days ago

Pelabuhan Kita Masih Berdiri di Atas Fondasi yang Rapuh

Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…

5 days ago

STATE CAPITALISM CHINA Pelajaran Penting bagi Transformasi BUMN Indonesia di Era Danantara

Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…

7 days ago