Terminal penumpang modern di pelabuhan Sibolga
MN, Sibolga – Setelah Presiden Joko Widodo melakukan peletakan batu pertama pengembangan Pelabuhan Sibolga pada 20 Agustus 2016 lalu, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia I Bambang Eka Cahyana mempersiapkan investasi sebesar Rp 289,1 milyar untuk empat kluster.
Walaupun pengembangan pelabuhan Sibolga terkesan lambat, namun dari empat kluster yakni kargo, penumpang, peti kemas, dan curah cair. Sampai akhir Maret 2018, kluster penumpang (fasilitas terminal penumpang) dan general cargo sedang tahap pembangunan.
“Pembangunan terminal penumpang modern, progress sekitar 52 persen, sedangkan kluster general cargo dengan perpanjangan dan perluasan dermaga multipurpose mencapai 58 persen. Ditambah pembangunan dermaga ferry,” jelas General Manager PT Pelindo 1 cabang Sibolga, Agust Deritanto kepada Maritimnews, Selasa (3/4).
Kemudian untuk kluster peti kemas dan kluster curah cair, masuk dalam program Rencana Jangka Menengah tahun 2018 – 2025 yang masih dalam persiapan pembangunan termasuk memangkas bukit untuk container yard/lapangan penumpukan peti kemas.
“Seperti yang pernah diutarakan Dirut Pelindo 1 bahwa pembangunan kluster disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi wilayah yang ada di pantai barat Sumatera Utara,” imbuhnya.
Pelabuhan Sibolga Bebenah
Ditempat terpisah Kepala KSOP Kelas V Sibolga, Augustia Waruwu menegaskan, bahwa pengembangan pelabuhan Sibolga didukung oleh terbitnya Rencana Induk Pelabuhan (RIP) yakni Keputusan Menteri Perhubungan nomor KP 406 tahun 2018 Tentang Penetapan RIP Sibolga tanggal 2 maret 2018.
“Kami sedang melakukan pembenahan dan penataan pelabuhan Sibolga, termasuk rencana menjadikan wilayah perairan luar biasa pandu sebagai perairan wajib pandu. Kedepan besar harapan kami agar status Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Sibolga menjadi kelas III,” pungkasnya.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…
Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…
Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…