Categories: PelabuhanTerbaru

Pelabuhan Panjang Butuh Optimalisasi Dermaga untuk Tingkatkan Produktifitas

Pelabuhan Panjang

MN, Panjang – Dalam rangka meningkatkan produktifitas pelabuhan Panjang, manajemen PT Pelabuhan Indonesia II/IPC cabang Panjang harus melakukan optimalisasi fasilitas dermaga, antara lain merenovasi dermaga A sepanjang 170 meter dan dermaga C 2 sepanjang 204 meter yang akan diperuntukkan bagi kegiatan bongkar muat multipurpose.

Pelabuhan Panjang juga memiliki dermaga PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII sepanjang 222 meter dengan trestle 350 meter. “Fasilitas dermaga tersebut akan didukung kedalaman kolam minus 14 LWS,” jelas General Manager IPC Panjang, Drajat Sulistyo kepada Maritimnews, Rabu (23/5).

Untuk dermaga jetty PTPN VII Bandar Lampung telah ditandatangani kesepakatan pengalihan aset DUKS milik PTPN VII. Kesepakatan mengatur mengenai mekanisme peralihan Jetty (dermaga curah cair) sepanjang 222 meter guna menangani kargo Crude Palm Oil (CPO) milik PTPN VII kepada IPC Panjang sebagai operator Pelabuhan Panjang.

Drajat mengakui, bahwa pelabuhan Panjang menghadapi keterbatasan fasilitas dermaga. Adapun dermaga yang existing harus dioptimalkan dalam rangka menekan Berth Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat penggunaan dermaga yang sudah mencapai 80% lebih.

Selain masalah optimalisasi dermaga, terkait program penataan pelabuhan Panjang, pihak manajemen IPC Panjang berkeinginan terwujudnya konektifitas akses Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dan pelabuhan. JTTS merupakan jaringan jalan tol sepanjang 2.818 km yang menghubungkan kota-kota di pulau Sumatera, dari Lampung hingga Aceh.

“Keseluruhan dermaga existing pelabuhan Panjang sepanjang 1.850 meter, akan kami upayakan agar dermaga tersebut dapat menghasilkan output terbaik bagi perusahaan. Untuk diketahui, biaya renovasi dermaga A dan C menelan dana mencapai Rp 68 milyar,” pungkas Drajat.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

TPS Perkuat Komitmen ESG Melalui Konversi Kendaraan Operasional Berbasis Listrik

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat komitmennya terhadap operasional pelabuhan yang…

4 hours ago

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Oleh: Arief Poyuono Komisaris PT Pelindo (Persero) Pelabuhan telah berkembang jauh melampaui sekadar pusat logistik.…

8 hours ago

Pelindo Sosialisasikan Layanan Alat Pemindai Petikemas kepada Pelanggan

Surabaya (Maritimnews) – Pelindo menyelenggarakan rangkaian sosialisasi penerapan layanan tambahan berupa alat pemindai petikemas kepada…

1 day ago

Transisi Adil Bagi Pekerja yang Terotomatisasi di Sektor Pelabuhan

Tenaga kerja pelabuhan dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Dalam definisi sempit, tenaga kerja pelabuhan merujuk…

2 days ago

Program TJSL TEUs Bersinar TPK Koja, Perluas Akses Pendidikan Pelajar

Jakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) kembali melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial…

3 days ago