Pengurus Iperindo 2018-2022
MN, Jakarta – Sebagai rangkaian Rapat Umum Anggota, Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) menggelar pelantikan pengurus DPP IPERINDO periode 2018 – 2022 yang pengukuhannya dilakukan di Ruang Garuda Kementerian Perindustrian RI, Jakarta.
Pemerintah melalui Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam kata sambutannya menegaskan, bahwa Pemerintah akan terus mendorong industri galangan perkapalan nasional dengan berbagai kebijakan baik fiskal maupun non fiskal.
“Diharapkan sebagai pendukung program Poros Maritim Dunia, industri galangan perkapalan menjadi back bone. Dan back bone itu adalah Iperindo,” tutur Airlangga Hartarto saat acara pengukuhan pengurus DPP IPERINDO 2018 – 2022, Selasa (3/7).
Kementerian Perindustrian menargetkan, industri galangan kapal bisa memproduksi kapal berukuran menengah kapasitas 50.000 hingga 60.000 DWT. “Pemerintah juga mengapresiasi keberadaan IPERINDO yang mampu menyerap banyak tenaga kerja dalam negeri,” ujarnya.
Adapun formatur Dewan Pengurus Pusat IPERINDO periode tahun 2018 – 2022 sesuai SK Ketum nomor 006/KEP/IP/DPP-KU/VI/2018 sebagai berikut,
Ketua Umum : Eddy Kurniawan Logam
Wakil Ketum : Anita Puji Utami, Nyoman Sudiana, Eddy Widarto, Hilman Risan, Go Darmadi.
Sekretaris Umum : Askan Naim
Bendahara Umum : Sri Susiandari, serta diperkuat 10 (sepuluh) Ketua Bidang.
(Bayu/MN)
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…
Jambi (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatatkan pertumbuhan signifikan pada Maret…
Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat komitmen keberlanjutan dengan menggelar aksi…
KIOTEC kembali mengadakan program kunjungan ke Korea Selatan. Kunjungan ini didedikasikan untuk memperkuat keahlian teknis…
Jambi (Maritimnews) - IPC TPK membangun sumur bor lengkap dengan instalasi pendukung sebagai sumber air…