Rektor Unhan: Pengukuhan Guru Besar Ilmu Pertahanan Merupakan Prestasi Unhan

Foto bersama Rektor Universitas Pertahanan Letnan Jenderal TNI Dr. Yoedhi Swastanto, MBA (kiri) bersama Guru Besar Ilmu Pertahanan Universitas Pertahanan (Unhan) Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio (kanan) seusai prosesi pengukuhan Guru Besar Ilmu Pertahanan di Gedung AH Nasution Kantor Kementerian Pertahanan, Sabtu (26/7).

MN, Jakarta – Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letnan Jenderal TNI Dr. Yoedhi Swastanto, MBA menyatakan bahwa pembukaan program Strata 3 dan  pengukuhan Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio sebagai Guru Besar Ilmu Pertahanan Universitas Pertahanan (Unhan) merupakan salah satu prestasi yang sangat membanggakan.

“Merupakan suatu kebanggaan dan pencapaian kinerja kami dalam rangka mempertahankan akreditasi Unhan yang saat ini telah mendapatkan akreditasi A dari Badan Nasional Perguruan Tinggi yang harus kami pertahankan sampai tahun 2021. Dalam kurun waktu enam tahun saja Universitas Pertahanan sudah mampu mendapatkan akreditasi A,” ujanya.

Selain itu, Rektor Unhan juga menjelaskan bahwa dibukanya program S3 dan pengukuhan Guru Besar Ilmu Pertahanan ini merupakan langkah penting untuk menjadikan Unhan sejajar dengan universitas-universitas pertahanan lain di seluruh dunia.

“Mudah-mudahan dengan dibukanya program S3 dan pengukuhan guru besar ini, akan memperkuat eksistensi Universitas Pertahanan dalam mempertahankan akreditasi A dan juga yang tidak kalah penting adalah menjadi langkah untuk sejajar dengan universitas-universitas pertahanan lain di seluruh dunia,” ungkapnya.

Seperti diketahui bahwa syarat suatu Universitas bisa mendirikan program S3 ialah memiliki setidaknya dua guru besar yang tergabung di dalamnya. Untukitu, setelah pembukaan program S3 dan pengukuhan Laksamana TNI (Purn). Prof. Dr. Marsetio sebagai Guru Besar Ilmu Pertahanan ini, Unhan juga telah mengajukan beberapa dosennya ke Kemenristekdikti untuk dikukuhkan menjadi guru besar ilmu pertahanan berikutnya.

“Ada beberapa target yang harus kami capai di sini dan ada beberapa dosen-dosen kami sudah memenuhi syarat penilaian diajukan menjadi guru besar. Namun, ada proses yang harus dilakukan seperti yang telah dilaksanakan oleh Prof. Marsetio tadi, yang akan dinilai oleh Kemennristedikti. Kami sudah memiliki rencana untuk hal tersebut, mungkin dua lagi yang Insya Allah dalam waktu dekat akan menjadi guru besar, tapi masih dalam proses untuk itu,” pungkas perwira tinggi TNI AD berbintang tiga tersebut.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

7 hours ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

15 hours ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

17 hours ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

2 days ago

Pelindo FC Harumkan Indonesia, Juara FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 di Turki

Antalya, Turki (Maritimnews) - Perhelatan FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 merupakan kompetisi minisoccer korporasi…

2 days ago

Transformasi SDM Pelindo; Dari Pola Kedaerahan Menuju Standar Global

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…

3 days ago