Antara Talang Duku, Batanghari II, dan Muara Sabak

Pelabuhan Talang Duku

MN, Talang Duku – Keberadaan pelabuhan Talang Duku (berjarak 20 km arah timur dari Kota Jambi), Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi sebagai pintu gerbang perekonomian provinsi Jambi, harus menghadapi dahsyatnya Jembatan Batanghari II yang menghubungkan Kota Jambi dan Kabupaten Muarojambi.

Panjang jembatan Batanghari II mencapai 1.351.4 meter dan lebar 9 meter, pembangunannya sejak Tahun Anggaran (TA) 2003 hingga tahun 2009 yang menghabiskan anggaran kurang lebih Rp 165 miliar. Sumber dana dari TA APBN, APBD Provinsi Jambi dan APBD Kota Jambi, APBD Tanjabtim dan APBD Muarojambi.

Diresmikan secara simbolis oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Boediono di Jakarta, pada hari Senin tanggal 22 Februari 2010.

Ikon provinsi Jambi itu berdiri kokoh, jarak antara permukaan sungai dengan jembatan telah membatasi kapal. Dimana ketinggiannya menutup kapal yang ingin melintas ke pelabuhan Talang Duku, alhasil hanya Tongkang yang mampu sandar untuk kegiatan bongkar muat.

Padahal sebelum jembatan Batanghari II berdiri, pelabuhan Talang Duku dapat disandari kapal-kapal kapasitas hingga 750 dead weight tonnage (DWT).

Tongkang nyangkut dibawah jembatan Batanghari II (1/12/2017)

Kini perhatian kita berpindah arah, pengembangan pintu gerbang perekonomian provinsi Jambi berpindah ke Pelabuhan Muara Sabak, lokasinya menghadap Laut China Selatan dan dapat melayani perjalanan laut dari Batam, sekaligus sebagai pintu keluar masuk menuju negara Singapura dan Malaysia.

Pelabuhan Muara Sabak pada posisi 01 o 07,51” LS – 103o 51,01” BT terletak +10 mil dari muara sungai Batanghari dan berada pada segitiga pertumbuhan Indonesia, Malaysia dan Singapura (IMS), serta berdampingan dengan area lintas perdagangan Singapura, Batam dan Johor (SIBAJO).

Sebenarnya pelabuhan di Muara Sabak sudah ada kegiatan sejak tahun 2015 lalu, bongkar muat mencapai 50 ribu ton mulai dari aspal curah, pupuk serta semen. Kedepan Muara Sabak jelas berperan penting dalam memajukan pertumbuhan ekonomi dan perdagangan nasional, khususnya bagi masyarakat provinsi Jambi.

Jalan milik Pemerintah Kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Muara Sabak menuju kecamatan Kuala Jambi, memprihatinkan (1/5/2018).

Namun upaya pengembangan pelabuhan Muara Sabak wajib membutuhkan upaya normalisasi alur sungai Batanghari dan normalisasi jalan menuju ke pelabuhan. Ada sekitar 4 mil alur sungai yang menuju lepas pantai harus dilakukan normalisasi, berupa pengerukan beberapa spot alur sungai agar memiliki kedalamanan yang ideal.

Sementara untuk jalan utama menuju pelabuhan Muara Sabak Kabupaten Tanjung Jabung Timur menjadi prioritas Pemprov Jambi, saat ini sedang dilakukan perbaikan dan dikerjakan bertahap (rigid beton) yang butuh biaya besar karena kontur tanah lembut. Ditargetkan, jalan nasional dan jalan provinsi menuju pelabuhan bakal rampung pada tahun 2019.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

FSP BUMN Bersatu Dukung Program Streamlining Danantara

Jakarta (Maritimnews) - Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu mendukung program streamlining atau perampingan struktur…

2 days ago

Say No To IPO; Pelindo Lebih Bermanfaat Tanpa Pasar Modal

Oleh: Siswanto Rusdi, Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Daya Anagata Nusantara (Danantara) merencanakan initial…

3 days ago

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

1 week ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

2 weeks ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

2 weeks ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 weeks ago