Published On: Tue, Sep 11th, 2018

Berdayakan Masyarakat Pesisir, DFW dan INPEX Sinergi Kembangkan Budidaya Rumput Laut di Saumlaki

Foto bersama para peserta pengembangan budidaya laut di Tanimbar Selatan, Saumlaki.

Foto bersama para peserta pengembangan budidaya laut di Tanimbar Selatan, Saumlaki.

MN, Saumlaki – Kawasan perairan khususnya wilayah laut Kabupaten Maluku Tenggara Barat merupakan wilayah yang kaya potensi sumber daya ikan. Terletak pada wilayah Pengeloaan Perikanan (WPP) 718 dan 714, potensi ikan di laut sekitar Maluku Tenggara Barat diperkirakan mencapai 2,4 juta ton.

Pada tahun 2015, produksi dan nilai perikanan tangkap Maluku Tenggara Barat adalah sebesar 9.425 ton atau setara dengan Rp. 125 milyar. Selain produk tangkap, Saumlaki mencatat hasil produksi rumput laut kering sebesar 10.714 ton dengan nilai mencapai Rp. 96 miliar. Kekayaan laut ini berbanding terbalik dengan jumlah orang miskin di Maluku Tenggara Barat yang mencapai 28,58% dari total penduduk wilayah tersebut.

Sejak tahun 2016, INPEX bekerjasama dengan Destructive Fishing Watch (DFW)-Indonesia mengimplementasikan program pengembangan budidaya rumput laut di desa Latdalam dan Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selamat, Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Program ini merupakan bagian dari skema social investment INPEX dalam melakukan bisnis migas di Saumlaki. Seperti diketahui bahwa INPEX Masela Ltd akan mengelola gas Lapangan Abadi Masela.

Acting Senior Manager INPEX Masela Ltd. Mohammad Berli mengatakan bahwa dalam kurun waktu 2016-2018, INPEX Ltd secara konsisten memberikan dukungan pengembangan budidaya laut di Tanimbar Selatan, Saumlaki.
“Investasi sosial yang INPEX berikan, diserahkan dalam bentuk penguatan kapasitas kelompok budidaya dan pembentukan BUM Desa di desa Lermatang dan desa Latdalam,” ujarnya.

Lebih lanjut, Berli menjelaska bahwa hal ini dilakukan sebab berdasarkan hasil assessment ditemukan bahwa kemampunan teknis dan manajerial kelompok budidaya rumput laut di kedua desa tersebut masih sangat rendah. Pemilihan intervensi kegiatan budidaya rumput laut dilakukan karena kegiatan tersebut telah dilakukan oleh masyarakat setempat dan merupakan usaha yang ramah lingkungan.

“Ini sejalan dengan strategi INPEX yang selalu memperhatikan aspek lingkungan dalam bisnis migas,” lanjutnya.

Sementara itu, fasilitator DFW-Indonesia di Saumlaki, Muhamad Syukri mengatakan bahwa selain memperkuat kapasitas kelompok pembudidaya rumput laut, melalui kerjasama DFW, program social investment INPEX ini juga membantu penguatan BUM Desa di Lermatang.

“BUMDesa telah dibentuk dan diresmikan pada tahun 2017 yang lalu. Selanjutnya, kami dampingi untuk mendapatkan legalitas usaha, business plan, dan mitra usaha untuk pengembangan bisnis BUM Desa,” ungkapnya.

BUM Desa Ngurmase merupakan BUM Desa pertama yang terbentuk di Maluku Tenggara Barat dan yang pertama memiliki legalitas usaha bidang perdagangan. Usaha BUM Desa tersebut saat ini antara lain jual beli sembako dan minyak tanah.

“Ke depan, BUMDesa Ngurmase akan melakukan usaha dagang jual beli hasil bumi termasuk rumput laut agar kegiatan produksi rumput laut oleh kelompok dapat langsung dibeli hasilnya oleh BUM Desa,” lanjutnya.

Pada bagian lain, Koordinator Nasional DFW-Indonesia, Moh Abdi Suhufan mengatakan bahwa bentuk tanggungjawab sosial yang dilakukan INPEX Ltd di Maluku Tenggara Barat diharapkan selaras dengan program prioritas pemerintah daerah Maluku Tenggara Barat dibidang perikanan.

“Walaupun memiliki nilai produksi tinggi, intervensi program pemerintah daerah masih sangat terbatas untuk kembangkan rumput laut di Maluku Tenggara Barat,” tukasnya.

Mesti dibangun koneksi yang lebih kuat antara inisiatif INPEX melalui program social investment, partisipasi dan keterlibatan masyarakat pada sisi lain, serta dukungan kebijakan dan program perikanan oleh pemerintah daerah.

“Paling penting adalah menciptakan manfaat ganda dan manfaat bersama atas program pengembangan rumput laut agar kegiatan ini dapat berlangsung secara berkesinambungan” tutupnya.

About the Author

- Redaktur

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

alterntif text
alterntif text
alterntif text
Connect with us on social networks
Recommend on Google