Categories: PelayaranTerbaru

Kondisi Penyeberangan Ujung – Kamal kian Terpuruk

Penyeberangan Ujung – Kamal

MN, Jakarta – Pemerintah harus mempertahankan lintas penyeberangan Ujung Surabaya – Kamal Bangkalan dengan menyediakan subsidi Public Service Obligation (PSO), seiring kebijakan penggratisan jembatan Suramadu. Kini kondisi penyeberangan dalam keadaan terpuruk alias merugi.

Penyeberangan Ujung – Kamal memiliki fungsi vital sebagai pendukung infrastruktur penghubung Surabaya-Madura. Jika ada masalah teknis di Tol Suramadu yang mengakibatkan jembatan tidak bisa dilalui, maka infrastruktur transportasi yang bakal dipakai pasti penyeberangan.

Menurut Direktur National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi, bahwa pemberian subsidi PSO sebagai implikasi kebijakan penggratisan jembatan Suramadu yang dampaknya kian membuat operasional kapal penyeberangan Ujung – Kamal dari Surabaya ke Bangkalan dan sebaliknya merugi.

Siswanto menegaskan, sudah seharusnya Pemerintah hadir di moda transportasi penyeberangan Ujung-Kamal yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry tersebut untuk menyelamatkan bisnis yang selama ini berperan sebagai penyangga utama jembatan atau Tol Suramadu.

Beberapa tahun terakhir, sejak Tol Suramadu beroperasi, operator kapal di lintasan Ujung – Kamal yakni PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan PT Darma Lautan Utama telah “berkorban” dengan mensubsidi operasional kapal agar dapat terus melayani penyeberangan orang dan kendaraan.

“Hari ini sudah waktunya Pemerintah Republik Indonesia hadir,” ujar Siswanto kepada Maritimnews di Jakarta, Rabu (7/11).

Siswanto menanbahkan penggratisan jembatan Suramadu memang akan menguntungkan masyarakat pengguna jasa, baik dari Surabaya maupun sebaliknya. Namun keputusan terkait kebijakan juga seharusnya tidak mematikan operasional penyeberangan Ujung – Kamal.

“Keberadaan penyeberangan Ujung – Kamal tetap akan selalu dibutuhkan selain untuk memberikan layanan pada waktu normal, juga sangat membantu pada saat terjadi emergency. Misalnya kejadian karena faktor alam dan sebagainya,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kepuasan Publik terhadap Kinerja Pemerintahan Prabowo Gibran Mencapai 80,4 Persen

Jakarta (Maritimnews) – Panel Survey Indonesia (PSI) merilis hasil survei nasional mengenai Tingkat Kepuasan Masyarakat…

20 hours ago

Program PELITA 2026 Dimulai di Rawa Badak Utara

Jakarta (Maritimnews) – Peluncuran program Pelindo Tanpa Balita Stunting (PELITA) 2026, IPC Terminal Petikemas bersama…

1 day ago

Pertengahan Juni 2026, Throughput IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…

2 days ago

Negara Maritim yang Takluk di Lautnya Sendiri

Ketika negara gagal menjamin keselamatan warganya dalam aktivitas yang paling mendasar, maka yang dipertanyakan bukan…

2 days ago

Prestasi Penegakan Hukum Jangan Dibangun di Atas Kriminalisasi

oleh: Rizma Wulan Sari, SH, MH (Sekretaris Keluarga Besar Putra Putri Purnawirawan Hakim Indonesia/KB P3HI)…

2 days ago

Karyawan APBS Perkara Pengerukan Pelindo Harus Diputus Bebas Demi Hukum

Oleh: Malvin Berimbing, SH., MH . Direktur Eksekutif LBH-BUMN Indonesia sedang berada pada fase penting…

3 days ago