Capres no urut 02 Prabowo Subianto (kiri) berfoto bersama Ketua Umum PPI Andreyani Sanusi (kanan).
MN, Jakarta – Calon Presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto akan menandatangani kesepakatan bersama dengan Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI) pada Jumat (5/4) mendatang.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum PPI Andriyani Sanusi yang menyatakan bahwa capres yang berpasangan dengan Sandiaga Uno ini bersedia menandatangani kesepakatan tersebut usai dirinya diterima langsung oleh mantan Danjen Kopasus tersebut, di kediamannya yang berada di Jl Kertanegara No.4, Kebayoran Baru, Jakarta beberapa waktu yang lalu.
“Alhamdulillah, cuma Pak Prabowo Subianto dan Pak Sandiaga Salahudin Uno yang berani menandatangani kesepakatan bersama ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Andri mengungkapkan bahwa hal ini merupakan respon dari dianak tirikannya pelaut Indonesia selama pemerintahan Prseiden Joko Widodo (Jokowi). Mulai dari permasalahan kesejahteraan, keselamatan, peningkatan kualitas, serta kontrak kerja pelaut masih menghantui para pelaut Indonesia.
Meskipun berlatar belakang TNI AD, Andri menilai Prabowo memiliki keberanian dalam memperjuangkan nasib pelaut. Maka dari itu, ia menghendaki para pelaut, nelayan, dan masyarakat maritim lainnya agar memilih Prabowo-Sandi dalam Pilpres 17 April mendatang.
“Saya meminta para pelaut dan nelayan Indonesia beserta keluarga besarnya memilih yang betul-betul memperjuangkan kesejahteraan dan kemakmuran untuk kita sebagai kaum maritim Indonesia. Beliau bersedia dan berjanji untuk memenuhi hasil kesepakatan bersama Pergerakan Pelaut Indonesia,” tambahnya.
Lebih jauhnya, Andri meyakini bahwa di tangan mantan Pangkostrad ini, poros maritim dunia yang didengungkan oleh Jokowi pada tahun 2014 yang lalu bisa terwujud.
“Ketika Pak Prabowo memimpin Indonesia, semoga negara ini menjadi negara yang disegani di dunia, mengayomi, dan melindungi Rakyatnya,” pungkasnya.
Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…
Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…
Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…