Genjot Peningkatan Ekspor Tuna, Provinsi Maluku Harus Perbaiki Pencatatan Kapal

Ilustrasi Nelayan Ikan Tuna. (Sumber : bappeda.jatimprov.go.id)

MN, Makassar – Untuk meningkatkan ekspor Tuna asal perairan Maluku, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku mesti memperbaiki dokumentasi pencatatan kapal. Konsumen dari negara tujuan ekspor seperti Amerika dan Jepang, sangat mengutamakan aspek ketertelusuran ikan tuna asal Indonesia.

Koordinator Nasional DFW-Indonesia, Moh Abdi Suhufan meminta pemerintah Provinsi Maluku untuk meningkatkan pembinaan nelayan kecil sebab paska moratorium, nelayan kecil merupakan pelaku utama tuna di Indonesia timur.

“Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku mesti proaktif membantu nelayan kecil mendapatkan Bukti Pencatatan Kapal Perikanan (BPKP) sebagai dokumentasi ekspor terutama tuna tujuan Amerika,” jelasnya.

Menurut data Bea Cukai Ambon, ekspor tuna sampai dengan Januari-8 April 2019 telah mencapai 2.6 juta USD. Sementara pada periode Jan-Des 2018 ekspor mencapai 9.7 juta USD. Tujuan eskpor Tuna Maluku adalah Vietnam, Jepang, dan Amerika Serikat.

Selain meningkatkan pembinaan nelayan kecil, pemerintah Provinsi Maluku mesti meningkatkan alokasi anggaran untuk perikanan. Karakteristik nelayan kecil di Maluku butuh dukungan sarana penangkapan yang lebih modern dan penyediaan listrik di pulau-pulau kecil Maluku.

“Pemda Maluku mesti berani investasi dan alokasikan anggaran pembangunan untuk pengadaan kapal ukuran kecil dan mini coldstorage untuk tampung tangkapan nelayan kecil,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pengembangan Sarana dan Prasarana Kepulauan, DPP Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO), Syahrir Abdul Rauf, mengatakan bahwa perlu ada sinergitas pembinaan nelayan kecil antara pusat dan daerah.

“Daerah secara perlahan perlu mengurangi ketergantungan bantuan kapal dari pusat, melalui APBD, daerah bisa mengadakan sendiri dan mendorong pelaku usaha berinvestasi di sektor perikanan tangkap,” tutup Syahrir.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

5 hours ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

8 hours ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

1 day ago

Pelindo FC Harumkan Indonesia, Juara FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 di Turki

Antalya, Turki (Maritimnews) - Perhelatan FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 merupakan kompetisi minisoccer korporasi…

2 days ago

Transformasi SDM Pelindo; Dari Pola Kedaerahan Menuju Standar Global

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…

2 days ago

OBITUARI | David Sirait, Sang Pekerja Pelabuhan yang Percaya pada Kekuatan Tim: DO YOUR BEST, LET GOD DO THE REST

oleh: Karnali Faisal (Penasehat FORWAMI) Ada orang yang meninggalkan jejak melalui jabatan yang pernah didudukinya.…

3 days ago