Pasca Pilpres 2019: Pembangunan Maritim Disoroti Generasi Milenial

Bincang Maritim 2019

MN, Jakarta – Perjalanan visi poros maritim dunia yang dicetuskan oleh pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla sejak 2014 masih penuh dengan berbagai dinamika di setiap pilar-pilarnya.

Maritim Research Institute (Marin) Nusantara menggelar Bincang Maritim bertajuk “Menyorot Visi Maritim Pasca Pilpres” yang dimoderatori Muhammad Sutisna dari Maritime Strategic Center di Salkopi Cafe & Resto, Jakarta Selatan, Selasa (28/5).

Direktur Marin Nusantara Makbul Muhammad dalam paparannya mengawali diskusi menyebut bahwa pasca perhelatan Pilpres 2019 kemarin, visi maritim tetap harus berlanjut.

“Jadi jangan sampai visi Maritim tertutup dengan isu-isu lain. Itulah makanya harus kita gaungkan terus,” kata Makbul.

Narasumber yang hadir dalam diskusi tersebut antara lain tokoh muda NU sekaligus penulis buku Reborn Maritim Indonesia, Witjaksono. Kemudian aktivis maritim perempuan Dhini Sastroadmodjo dan Adityo Nugroho mewakili jurnalis maritim.

Sudah saatnya pemuda-pemudi atau generasi milenial ikut aktif, terang Makbul, salah satu tujuan Bincang Maritim adalah kehadiran kelompok milenial yang potensial berbicara maritim.

Sementara itu, Witjaksono penulis buku Reborn Maritim Indonesia, mengulas mengenai garis besar isi bukunya. Berawal dari sejarah kejayaan bahari bangsa Indonesia yang berujung kepada meningkatnya perekonomian nasional dari sektor kemaritiman.

Tak ketinggalan, Tokoh Muda NU ini mengupas beberapa fenomena terkait dilematis dunia maritim Indonesia, salah satunya soal impor garam.

“Kedepan kalaulah Menteri Kelautan berasal dari NU saya pastikan 3 tahun ke depan kita berhenti impor garam. Negara Indonesia dikuasai oleh pedagang, sepanjang pesisir utara Jawa banyak lahan garam yang mangkrak,” ucap Witjak.

Dhini Sastroatmodjo, aktivis perempuan maritim asal Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI) menceritakan berbagai pengalamannya saat membangun karakter maritim bagi pemuda. Pengalaman itulah yang menjadi modal dasar menekuni bidangnya sebagai Staf Ahli Komisi I DPR RI.

Turut hadir dalam Bincang Maritim 2019, perwakilan dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), Tantyo Prayogo dari Divisi Survei yang berkesempatan memaparkan sejarah BKI dan upayanya menjadi anggota International Assosiation Classification Society (IACS) di Inggris.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPCC Gelar Public Expose 2026

Jakarta (Maritimnews) – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC), anak perusahaan PT Pelindo Multi Terminal…

2 days ago

Pelindo Gelar Coffee Morning, Sosialisasikan peralihan Nota Layanan Jasa Barang Non Petikemas

Jakarta (Maririmnews) - Dalam rangka meningkatkan sinergitas hubungan kerja sama yang telah terjaga dengan baik,…

3 days ago

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

1 week ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

1 week ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

1 week ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

1 week ago