Kabut asap di perairan Kumai
MN, Kumai – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menyelimuti Kabupaten Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah berdampak pada terganggunya jarak pandang di sektor transportasi laut.
Untuk itu KSOP Kelas IV Kumai menerbitkan Notice to Marine (Notam) kepada kapal-kapal yang akan masuk ke teluk Kumai, khususnya terhadap para nakhoda kapal pelayaran rakyat dan nelayan.
Kepala KSOP Kelas IV Kumai, Capt Wahyu Prihanto memperingatkan serta mengimbau kepada seluruh nakhoda yang berlayar agar meningkatkan kewaspadaan dengan memperhatikan jarak pandang.
Selain itu, para Nakhoda diminta agar setiap hari memantau pelayaran transportasi di laut baik kapal yang datang maupun masuk dalam rangka memberikan informasi terhadap cuaca sekitar teluk Kumai.
“Nakhoda kapal harus selalu memperhatikan perubahan-perubahan cuaca, terutama cuaca di sekitar teluk Kumai,” kata Capt Wahyu di Kumai, Sabtu (14/9).
Saat ini kabut asap di wilayah Kotawaringin Barat yang diakibatkan oleh Karhutla telah menimbulkan asap pekat, apalagi cuaca masih musim kemarau.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Jual-beli jabatan merupakan salah satu awal permulaan dan bentuk tindak pidana korupsi…
Jakarta (Maritimnews) - Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea…
Peraturan Menteri Keuangan No.51 tahun 2026 adalah aturan Kementerian Keuangan yang mengatur tentang Angkut Terus…
Surabaya (Maritimnews) - Kolaborasi antar instansi menjadi faktor penting dalam menciptakan layanan logistik efisien, transparan,…
Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…
Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…