Kemacetan di Peniti, Sungai Purun menuju Mempawah (Foto:Antaranews)
MN, Pontianak – Kesepakatan kerjasama pelaksanaan program pembangunan Jalan Bebas Hambatan Pontianak-Kijing-Singkawang antara Pemprov Kalimantan Barat dan Art Tuhfah Ventures (Labuhan) Ltd, membawa angin segar bagi dunia usaha khususnya logistik di provinsi Kalbar.
Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Kalbar, Retno Pramudya menegaskan bahwa, sudah seharusnya pembangunan pelabuhan international Kijing Mempawah dibarengi pembangunan akses jalan yang sesuai peruntukan mobilisasi angkutan peti kemas.
“Kami berharap selaku pelaku usaha di Kalbar agar kesepakatan bersama tersebut dapat segera direalisasikan sehingga pembangunan jalan bebas hambatan atau tol segera terwujud,” tutur Retno kepada Maritimnews di Pontianak, Rabu (1/1).
Menurutnya, dalam rangka melayani arus distribusi barang memang diperlukan pembangunan jalan bebas hambatan di provinsi Kalbar, terutama akses ke dan dari pelabuhan samudera Kijing. Sebab melihat kondisi infrastruktur jalan yang ada saat ini tidaklah memadai.
“Realisasi pembangunan akses jalan tol ke pelabuhan Kijing agar tidak sekedar MoU saja, dengan memakai akses jalan existing justru akan menambah permasalahan. Dimana hampir sebagian besar jalan di Kalbar tidak bisa dilalui kendaraan angkutan peti kemas, dan rawan macet,” pungkasnya.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan konektivitas pelayaran dan efisiensi biaya logistik, PT Pelabuhan Indonesia…
Pontianak (Maritimnews) - Jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat memberikan…
Pontianak (Maritimnews) - Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat sebagai pelabuhan hub internasional terbesar…
Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) secara resmi menyambut kehadiran layanan rute baru…
Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom (Komisaris Pelindo) Dinamika perekonomian global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan…
Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menggelar pemilihan Ketua Umum periode tahun 2026…