Terminal Kijing Tahap I Segera Rampung, Ini Progresnya

Proses pembangunan trestle (jalan penghubung) di Terminal Kijing

MN, Pontianak – Terminal Multipurpose Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat milik PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC ditargetkan beroperasi pertengahan tahun 2020, kini progres pembangunannya baik dari sisi laut dan darat mendekati proses rampung.

Direktur Utama IPC, Elvyn G Masassya ketika meninjau lokasi pembangunan pelabuhan Kijing, Kamis (16/1) menjelaskan, fasilitas Terminal Kijing sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional harus segera launching dan dapat mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2020.

Saat ini progres pembangunan fasilitas pelabuhan kebanggaan Kalimantan Barat tersebut, telah mendekati 50 persen yang meliputi Terminal Peti Kemas (TPK) di sisi laut seluas 1.000 meter x 100 m2, lapangan operasional di sisi darat, serta trestle sepanjang 3,5 Kilometer.

Elvyn menegaskan, bahwa kedepan Terminal Multipurpose Kijing merupakan bagian dari IPC cabang Pontianak, dan bakal dikembangkan dengan konsep Digital Port serta dilengkapi fasilitas bongkar muat modern sebagai pelabuhan hub (penghubung).

Keberadaan Terminal Kijing sendiri didukung kedalaman kolam yang mencapai -15 meter LWS, dan dipastikan mampu disandari oleh kapal-kapal type super post panamax, seperti kapal petikemas raksasa milik perusahaan CMA CGM yang rutin sandar di pelabuhan Tanjung Priok.

Terkait infrastruktur pendukung lainnya, Elvyn menyatakan bahwa IPC akan merelokasi jalan nasional sepanjang 2,6 kilometer yang melintasi area pelabuhan, juga membangun akses jalan baru sepanjang enam kilometer (Outer Ringroad).

Sedangkan pihak Pemprov Kalimantan Barat bersama Art Tuhfah Ventures (Labuhan) Ltd akan merealisasikan akses jalan tol pendukung pelabuhan Kijing, melalui penandatanganan Kerjasama Pelaksanaan Program Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Pontianak-Kijing-Singkawang di awal Agustus 2020 lalu.

“Melihat capaian ini, pembangunan Tahap I Terminal Kijing Mempawah diharapkan dapat rampung dan mulai beroperasi melayani pangsa pasar khususnya kegiatan ekspor pada bulan Agustus tahun 2020 mendatang,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

6 days ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

1 week ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

2 weeks ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 weeks ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

2 weeks ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

2 weeks ago