Categories: PelayaranTerbaru

Nelayan Pesawaran Jadi Concern KSOP Panjang

Andi Hartono bersama Bupati Pesawaran saat mengukur kapal nelayan di dermaga Ketapang

MN, Bandar Lampung – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Panjang concern atas keberadaan kapal nelayan di wilayah kerjanya. Setelah Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Angkatan II, kini melaunching Gerai Gratis Pengukuran Kapal Dibawah 7 GT dengan waktu pelayanan tak terbatas.

“Tujuan kami merangkul masyarakat maritim di wilayah kerja KSOP Panjang, serta mengimplementasikan amanat Pemerintah agar hadir di tengah masyarakat,” kata Kepala KSOP Kelas I Panjang, Andi Hartono didampingi Kabid Status Hukum dan Sertifikasi Kapal, Yuserizal kepada Maritimnews di Bandar Lampung, Rabu (11/3).

Menurut Andi, sehari sebelumnya sebanyak 307 kapal tradisional ukuran 7 GT kebawah yang berada di Desa Ketapang, Kabupaten Pesawaran, Lampung telah dilakukan pengukuran untuk mendapatkan sertifikat kapal berupa pas kecil serta buku pelaut khusus nelayan.

“Kami juga melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) BST (Basic Safety Training), SKK (Sertifikat Kecakapan Kepelautan) 30 dan 60 Mil, pembuatan buku pelaut bagi awak kapal dibawah 7 GT (buku pelaut merah) untuk wilayah kerja KSOP Panjang,” terangnya.

Pemberdayaan masyarakat tersebut dilakukan sejak bulan Januari 2020 melalui kegiatan sosialisasi dari tempat kawasan nelayan pada tiga Kabupaten yakni Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Bandar Lampung dan sebagian Kabupaten Lampung Selatan.

Untuk diketahui, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub melalui KSOP Panjang menggelar layanan Gerai Pengukuran Kapal penangkap ikan dan Kapal wisata tradisional dibawah 7 GT, Pas Kecil dan Buku Pelaut secara Gratis di dermaga Ketapang, Pesawaran pada hari Selasa tanggal 10 Maret 2020 yang dihadiri Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona serta instansi terkait.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan berupa bahan material bangunan…

8 hours ago

PINP dan Pelabuhan Kijing di Simpul Barat

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan konektivitas pelayaran dan efisiensi biaya logistik, PT Pelabuhan Indonesia…

2 days ago

DJBC Kalbagbar Dukung Optimalisasi Ekspor dan Impor di Pelabuhan Internasional Kijing

Pontianak (Maritimnews) - Jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat memberikan…

4 days ago

Petikemas Domestik Melonjak, Jakarta – Kijing Jadi Rute Primadona Baru

Pontianak (Maritimnews) - Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat sebagai pelabuhan hub internasional terbesar…

4 days ago

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) secara resmi menyambut kehadiran layanan rute baru…

4 days ago

Memperkuat Stabilitas Fiskal Domestik dan Ketahanan Eksternal di tengah Dinamika Ekonomi Regional

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom (Komisaris Pelindo) Dinamika perekonomian global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan…

5 days ago