Categories: PelayaranTerbaru

Jelang 1 Juli, Ditjen Hubla Patroli Internal Di TSS Selat Sunda

Ilustrasi kapal patroli di perairan Indonesia


MN
, Jakarta – Dalam rangka penerapan pola Traffic Separation Scheme (TSS) di selat Sunda yang mulai berlaku efektif pada tanggal 1 Juli 2020 mendatang, Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Hubla siap menggelar kegiatan patroli terpadu internal dengan melibatkan kapal tim Navigasi dan KPLP di lokasi perairan TSS tersebut.

Kepala Pangkalan Penjaga Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok, Capt Pujo Kurnianto menjelaskan, bahwa sesuai UU nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran, pihaknya menjelang penerapan TSS Selat Sunda mempersiapkan diri sebagai pelaksana penegakan hukum keselamatan pelayaran dengan dukungan lima unit kapal patroli.

“Di tanggal 26 Juni 2020, kapal patroli kami akan standby di Bakauheni. Kemudian tanggal 27 Juni, kami berada diposisi di lokasi TSS Selat Sunda untuk SOP aspek penegakan hukum terkait tata cara berlalu lintas, kelaik lautan kapal dan perlindungan maritim,” terang Pujo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (17/6).

Adapun kelima kapal patroli yang telah dipersiapkan oleh Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub untuk kegiatan terpadu internal adalah KN Trisula P 111, KN Alugara P 114, KN Clurit P 203, KN Belati P.205, dan KN Cundrik P 204.

Menurut Pujo, nanti saat implementasi TSS Selat Sunda pada 1 Juli 2020, keberadaan kapal-kapal patroli milik KPLP akan ditempatkan di dua sektor yakni sektor 1 pada sisi utara di luar jalur TSS (KN Trisula P 111). Sedangkan pada sisi selatan di Pulau Kandang Balak ditempatkan KN Alugara P 114.

Kemudian sektor 2 pada jalur crossing dan pengawasan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), ditempatkan kapal patroli disisi utara Pulau Rimaubalak yakni KN Clurit P 203, sisi barat Pulau Tempurung diisi KN Belati P 205, dan sisi timur Ujung Kanggalan KN Cundrik P 204.

Direncanakan kegiatan patroli terpadu Ditjen Perhubungan Laut bakal digelar sistem table top yang berlangsung pada tanggal 23 – 25 Juni 2020 di Jakarta, selanjutnya pada tanggal 27 – 30 Juni 2020 dilakukan kegiatan lapangan dengan melibatkan lima kapal patroli di jalur pelayaran ALKI I untuk efektif mengawasi TSS Selat Sunda mulai tanggal 1 Juli 2020.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Atasi Kepadatan, Pelabuhan Tanjung Wangi Kini Dilayani Empat Kapal

Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…

3 hours ago

Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…

1 day ago

Kemarau dan Kabut Asap Kalimantan, Partisipasi TPK Bagendang Salurkan 70 Tangki Air Bersih dan Masker

Kotawaringin Timur (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang berpartisipasi…

1 day ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Perkuat Sinergi Lewat Customer Rafting

Bogor (Maritimnews) – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan…

2 days ago

Agustus 2026, TPS Catat Throughput 128 Ribu TEUs

Surabaya (Maritimnews) - Kinerja arus petikemas (throughput) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) untuk bulan Agustus…

2 days ago

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

3 days ago