Tarif Penumpukan TPM Paling Murah, Rp18.000 Per Hari

B/M petikemas di TPM

MN, Makassar – PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) menyebutkan tarif atau biaya penumpukan peti kemas di Pelabuhan Utama Makassar atau Terminal Peti Kemas Makassar (TPM) adalah yang termurah dibandingkan dengan Pelindo lainnya.

General Manager (GM) PT Pelindo IV Cabang Terminal Petikemas Makassar, Yosef Benny Rohy mengatakan, tarif murah itu diberikan sebagai salah satu upaya pihaknya untuk merangsang para pengusaha.

“Tarif itu berlaku untuk di Pelabuhan Utama Makassar, yakni per hari sebesar Rp18.000 untuk kontainer ukuran 20 feet dan Rp36.000 untuk ukuran 40 feet,” terang Yosef dalam siaran persnya di Makassar, Selasa (19/1).

Tak hanya menerapkan tarif murah untuk biaya penumpukan di Terminal Petikemas Makassar (TPM), lanjut Yosef, pihaknya memberikan stimulus atau relaksasi kepada para pengguna jasa khususnya untuk kegiatan transhipment selama masa Pandemi Covid-19.

“Misalnya yang awalnya penumpukan di TPM hanya makimal 7 hari dihitung 1 hari produksi, diberikan stimulus 14 hari dihitung 1 hari produksi,” ujarnya.

Stimulus, bukan berarti gratis. Namun diberikan stimulus untuk penumpukan kegiatan transhipment dari sebelumnya 7 hari menjadi 14 hari.

Adapun dengan stimulus kegiatan transhipment yang diberikan, Perseroan berharap akan memudahkan para pengusaha untuk pengaturan logistik akibat dampak pandemi dan container shortage untuk kegiatan ekspor dan impor.

Yosef menegaskan, pandemi tidak terlalu berdampak signifikan terhadap kegiatan ekspor impor utamanya di TPM. Justru terjadi peningkatan ekspor dan impor khususnya untuk komoditas plywood, rumput laut, marmer dan cengkeh yang meningkat.

‘Bahkan dalam rangka mendorong ekspor, Pelindo IV juga memberikan diskon sebesar 25% untuk kapal dan container handling charge (CHC), yaitu biaya yang dikenakan oleh pengelola terminal peti kemas kepada pengguna jasa,” pungkasnya.

(SP-Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Program Jejak Pelabuhan, Mahasiswa/i UI Kunjungi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…

2 days ago

IPC TPK Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas di Pontianak

Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…

2 days ago

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…

2 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Kelancaran Ekspor Kayu Manis ke Mancanegara

Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…

3 days ago

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

5 days ago

Pelindo Perkuat Sinergitas Optimalisasi Terminal Kijing, Akses Jalan jadi Prioritas

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…

1 week ago